- ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Tumbuhkan Ekosistem dan Industri Kopi Indonesia
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Selaraskan Pembangunan dengan Prioritas Nasional
- Lima Fraksi DPRD Barito Utara Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
- Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, DPRD Barito Utara Tekankan Kebersamaan
- Karhutla Barito Utara Meningkat, 182 Kejadian dan 405 Hotspot Tercatat hingga Agustus
- Rakor Pembangunan, Bupati Tekankan APBD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- Sebanyak 47 Personel Kodim 0808 Terima Tugas Pindah Satuan Asimilasi YTP Dan BTP Tahap IV TA. 2026
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
Ketua DPR RI Puan Maharani Dorong Budaya Pilah Sampah Jadi Gerakan Nasional

Keterangan Gambar : Ketua DPR RI Puan Maharani
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang mulai berlaku pada 10 Mei 2026. Menurutnya, kebijakan wajib pilah sampah ini perlu berkembang menjadi gerakan nasional demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026, warga Jakarta diwajibkan memilah sampah rumah tangga menjadi empat kategori, yakni organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu. Sampah organik akan diolah melalui kompos, maggot, atau biodigester, sedangkan sampah anorganik diarahkan ke bank sampah dan daur ulang.
Puan menilai kebijakan tersebut bukan sekadar program teknis pengelolaan lingkungan, tetapi bagian dari perubahan budaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin mendesak dilakukan.
Baca Lainnya :
Ia menegaskan persoalan sampah kini berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, banjir, hingga masa depan generasi muda.
Menurut Puan, keberhasilan program pilah sampah membutuhkan dukungan sistem, edukasi berkelanjutan, serta kepastian bahwa sampah yang sudah dipilah benar-benar dikelola dengan baik.
Ia juga menilai budaya memilah sampah harus menjadi kebiasaan generasi muda dan bagian dari upaya mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.
Puan menegaskan DPR RI mendukung kebijakan lingkungan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus memastikan implementasinya berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)

.jpg)











