- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
Retribusi PD Pasar Kota Kediri Diduga Ada Oknum yang Bermain

MEGAPOLITANPOS.COM Kediri - Bagus Ramadhan Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kota Kediri bersama Indra Ketua GMBI kepada awak media menyampaikan, dua tahun yang lalu kita ini melakukan investigasi di beberapa pasar yang ada di Kota Kediri.
"Kita menemukan beberapa temuan ternyata retribusi pasar diduga bocor. Setelah kita lakukan perkembangan, ternyata teman kita Perkumpulan Saroja Kediri juga menemukan alat bukti yang sama," ucap Bagus Selasa (7/5/2024).
Dilanjutkan Bagus bahwa Akhirnya kita sinkronkan data hasil temuan tersebut dan pada bulan april kita laporkan ke Polda Jatim. Semoga nanti bisa terungkap oknum-oknum yang menerima aliran dana dari retribusi pasar tersebut.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
- Langkah Strategis Eman Suherman di Musrenbang Jabar 2026: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Kunci Masa Depan Daerah
- Dari Majalengka ke Dunia : BAZNAS Buka Jalan Kolaborasi Internasional, Nasib Pendidikan Anak Dipertaruhkan
- Gebyar Masagi 2026 di Majalengka : Literasi, Kepedulian Sosial, dan Semangat Generasi Muda Menggema
Beberapa data yang hasil temuan yang dilaporkan ke Polda Jatim keberadaan adalah kios dan retribusi karcis yang disetorkan pada pemerintah ini tidak sesuai dari yang ditarik di lapangan.
"Ada dugaan korupsi yang didapatkan terkait jumlah kios dengan jumlah yang di setorkan pada pemerintah tidak sesuai dari hitungan kita di lapangan, " terangnya.
Bagus mencontohkan, seperti di Pasar Grosir per hari itu kurang lebih,kemarin kita lakukan investigasi itu sehari Rp 13 juta, kalau kita kalikan sebulan sudah hampir Rp 390 juta. Kalau dikalikan satu tahun sekitar Rp 4, 6 miliar.
"Untuk uang laporan yang masuk pada tahun 2021 tidak ada setoran yang masuk, kalau setoran tahun 2022 hanya Rp 1, 2 miliar yang masuk. Itu masih satu pasar, padahal di Kota Kediri ada 9 pasar yang dibawah naungan PD Pasar, " tegasnya.
Sampai berita ini diturunkan pihak PD Pasar belum bisa dimintai konfirmasi. ** (Hamzah)

















