- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
Hari Angklung Sedunia, Bupati Majalengka H Eman Suherman Ingatkan Nilai Filosofinya

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Semarak Hari Angklung Sedunia di Kabupaten Majalengka berlangsung di SMPN 1 Majalengka, ratusan siswa/i mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memainkan angklung penuh nada mengikuti arahan pemimpin ansambel.
Ungkapan rasa bangga serta apresiasi pun mewarnai suasana ditempat itu, mengingat SMPN 1 Majalengka telah menjadi inisiator peringatan Hari Angklung Sedunia 2025 di daerah.
"Kita telah saksikan bersama, semua peserta memainkan angklung bersama-sama, saya sampai merinding dan ini bukan pertama kalinya saya juga ikut memainkan angklung. Sejenak teringat bahwa setiap nada ada nilai filosofinya," kata, Bupati Majalengka H Eman Suherman kepada awak media. Senin, (17/11/2025)
Baca Lainnya :
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
Dijelaskan, bermain angklung mengajarkan nilai dasar yang sangat relevan bagi kehidupan, kebersamaan, harmoni, kekompakan, saling melengkapi, dan saling menguatkan.
"Sebuah angklung tidak bisa menghasilkan bunyi indah jika dimainkan sendiri begitu pula kehidupan yang membutuhkan kolaborasi dan kerja sama," jelasnya.
Bupati menambahkan, bayangkan kalau nilai-nilai ini benar-benar kita terapkan dalam keseharian dan pemerintahan.
"Jika dalam kehidupan ini diterapkan maka akan menghasilkan tujuan yang di inginkan yaitu menghasilkan nada yang seirama. Disinilah pentingnya kebersamaan, kekompakan, saling mengasihi, saling melengkapi itulah yang akan membuat kita menjadi masyarakat yang kuat," ungkapnya," ungkapnya.
Disisi lain, filosofi angklung sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya Sunda yang tidak lekang oleh zaman. Yaitu prinsip hidup seperti "hirup kudu nyunda, ulah lolongson, ulah sohor tapi tekor"
"Disana terdapat arti bahwa dalam setiap keputusan, masyarakat harus berpegang pada kearifan lokal, kesederhanaan, dan kebijaksanaan," tuturnya.
Diakhir, bupati menegaskan memberikan dukungan penuh seperti kegiatan ini. Berharap ini terus dikembangkan dan diperluas. Kedepan, berencana pertunjukan angklung sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Majalengka.
"Menghidupkan filosofinya dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah," tutupnya. ** (Agit)

















