- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- Bahas Penyusunan Raperda APBD Perubahan 2026, DPRD HSU Sambangi DPRD Barut
- Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelajar, Serma Supriyadi Dampingi Screening Kesehatan Di SDI Bina Insan Mulia
- Ketum IKKT Pragat Wira Anggini Pimpin Pengangkatan Ny. Rahmi Muzafar Sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan II
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
- Kanwil Kemenag Banten Raih Peringkat I Indeks Pengelolaan Aset 2025
Kapolsek Tebet: Terduga Penikaman Pasutri di Tebet Tertangkap di Rumah Mertua

Keterangan Gambar : Kapolsek Tebet dalam acara pisah sambut di Jakarta, Selasa(29/8).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Sempat melarikan diri, ER (40), terduga pelaku yang menusuk pasangan suami istri (pasutri) MY dan H di bilangan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya ditangkap bersembunyi dirumah mertuanya di wilayah Bogor Jawa Barat
" Alhamdulillah Terduga pelaku penikaman sepasang suami istri(pasutri) di kebon baru Tebet sudah diamankan dalam tempo 3 x 24 jam di wilayah Bogor Jawa barat, dirumah mertuanya," ungkap Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan di sela-sela acara pisah sambut dengan Kapolsek Tebet sebelumnya, Kompol Chitya Intania Kusnita di Bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa sore (29/08/2023).
Tertangkapnya terduga pelaku di wilayah Bogor Jawa barat di rumah mertuanya sebelumnya sudah diintai. berkat kerja keras anggota Polsek, Polres dan masyarakat sekitar yang koperatif ketika dimintai keterangan akhirnya terduga pelaku ER dapat diciduk.
Baca Lainnya :
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
" Sebelumya, keberadaan terduga pelaku sudah diketahui dari Informasi yang disampaikan lurah sana (Bogor), katanya terduga pelaku punya teman di sana, akhirnya lurah tadi malam menghubungi tentang keberadaan pelaku, kita kejar dan kita tangkap," jelas Kapolsek Jamalinus.
Kapolsek Jamalinus mengatakan untuk motif dari terduga pelaku adalah ER punya utang dia marah karena ditagih, tersinggung, alasannya korban menagihnya cerewet," pokoknya ada uanglah yang harus dibayarkan, terkait apakah ada motif lain masih dalam pengembangan," katanya.
Sementara barang bukti yang berhasil diamankan lanjut Kapolsek adalah pisau dapur, rekaman CCTV dan Kain merah putih yang berlumuran darah.
" Barang bukti Pisau dapur ya bukan sangkur atau apa, kemudian rekaman CCTV pada saat kejadian dan ada kain warna merah putih yang berlumuran darah," terangnya.
Sebelumnya diberitakan pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di di Jalan J Gang Perintis, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (27/8/2023) pukul 12.30 WIB ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, pada Sabtu (26/8/2023) malam.
Akibatnya, sang suami yang berinisial MY (61) meninggal dunia. Sementara istrinya, H (43) mengalami luka-luka.
Jamalinus menjelaskan, dugaan penusukan ini diketahui warga setelah mendengar jeritan tangis dari arah rumah korban.(Reporter Achmad Sholeh/Alek)
















