- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
Kemenkop dan Gerakan Koperasi Galang Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra, Dana Capai Rp1,64 Miliar

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi Ferry Juliantono merilis bantuan korban bencana Sumatra
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Gerakan Koperasi Peduli Bencana melakukan penggalangan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Aksi ini menjadi simbol bahwa koperasi tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai pilar ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi krisis dan bencana.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, gerakan koperasi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, dampak bencana tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga psikologis. Oleh karena itu, bantuan yang digalang diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus mendukung proses pemulihan.
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim
“Kita harus memprioritaskan fokus perhatian pada pemulihan. Sekarang kita bantu sebagai bagian dari pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah mendesak dalam proses pemulihan,” ujar Menkop Ferry saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah daerah terdampak, di Jakarta, Selasa (16/12).
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi dan dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, jajaran Eselon I dan pejabat tinggi pratama Kemenkop, Direktur Utama LPDB, serta perwakilan Gerakan Koperasi.
Menkop Ferry menyampaikan, Gerakan Koperasi Peduli Bencana akan terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Selain itu, Kemenkop juga telah berkirim surat kepada Panglima TNI Angkatan Udara untuk meminta dukungan moda transportasi udara guna mengangkut sekitar 200 ton kopi milik koperasi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, yang saat ini terhambat pemasarannya akibat akses jalan terputus.
“Kami sedang mengirim surat agar pesawat Angkatan Udara bisa membantu mengangkut kopi-kopi koperasi dari Bener Meriah. Ini akan mempermudah masyarakat karena jalur darat sudah terputus,” jelasnya.
Sebagai dukungan lanjutan, Kemenkop akan mendirikan posko di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang berfungsi sebagai pusat koordinasi penyaluran bantuan serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Kemenkop juga melakukan inventarisasi koperasi yang terdampak bencana, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Petugas dari Dinas Koperasi, Business Assistant, dan Project Management Office (PMO) akan diterjunkan sebagai relawan untuk membantu penyelesaian persoalan koperasi di lapangan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memberikan relaksasi bagi Kopdes/Kel Merah Putih yang terdampak bencana.
“Dalam rapat kabinet disampaikan bahwa koperasi desa dan kelurahan Merah Putih akan mendapatkan relaksasi. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap pemulihan daerah bencana,” tambah Ferry.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi alat penyulingan air bersih, perlengkapan mandi, mainan anak-anak, kebutuhan spesifik perempuan, kain kafan, toilet portabel, serta kebutuhan darurat lainnya. Seluruh bantuan akan didistribusikan melalui posko di Aceh Tamiang, Tapanuli Selatan, dan Agam.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengungkapkan, dalam waktu singkat hampir 100 koperasi turut berpartisipasi dalam penggalangan dana. Hingga saat ini, dana tunai yang terkumpul mencapai Rp1,64 miliar.
“Sekitar 90-an koperasi telah berpartisipasi. Ini menunjukkan komitmen luar biasa koperasi dalam aksi solidaritas,” ujarnya.

Gerakan Koperasi Peduli Bencana tahap pertama ini akan terus berlanjut. Kemenkop dan Gerakan Koperasi berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak agar Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat segera bangkit kembali.
Perwakilan Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Feronika, mengapresiasi dukungan yang diberikan Kemenkop dan Gerakan Koperasi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti makanan, kebutuhan bayi, dan energi.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Aceh yang sedang menghadapi bencana,” ujarnya. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















