- ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Tumbuhkan Ekosistem dan Industri Kopi Indonesia
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Selaraskan Pembangunan dengan Prioritas Nasional
- Lima Fraksi DPRD Barito Utara Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
- Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, DPRD Barito Utara Tekankan Kebersamaan
- Karhutla Barito Utara Meningkat, 182 Kejadian dan 405 Hotspot Tercatat hingga Agustus
- Rakor Pembangunan, Bupati Tekankan APBD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- Sebanyak 47 Personel Kodim 0808 Terima Tugas Pindah Satuan Asimilasi YTP Dan BTP Tahap IV TA. 2026
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
Akselerasi Capaian RLS, Pemkab Majalengka Gelar MoU dengan Desa

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya naikan angka Rata - rata Lama Sekolah (RLS), Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar MoU dengan Desa agar mengalokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) untuk biaya Pendidikan kesetaraan warganya yang mengalami putus sekolah.
Hal ini dilakukan untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C, berlangsung saat di kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Akhir Tingkat Sekolah (ATS) melalui Pendidikan Kesetaraan dalam rangka Akselerasi Capaian RLS. Kamis, (20/11/2025)
Bupati Majalengka, Eman Suherman mengintruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan seluruh perangkat desa dapat mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C.
Baca Lainnya :
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
- KKN Unma Bongkar Jalan Baru UMKM Mekarjaya Merebut Pasar Digital
- DKP3 Majalengka Uji Solar Dryer Dome, Petani Tembakau Tak Lagi Takut Hujan
"Saya minta desa harus memiliki data Akhir Tingkat Sekolah (ATS) warganya usia 24 tahun dengan akurat sehingga intervensi pendidikan dapat tepat sasaran." tegasnya.
Bupati menambahkan, pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau Dinas Pendidikan semata, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk Pemerintah Desa.
"Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan diajak untuk bersinergi lebih kuat dan melakukan integrasi program," imbaunya.
Dari sisi sinergi lintas sektor menurut bupati, ini diharapkan mampu memastikan penanganan ATS dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Majalengka dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berdampak.
Bupati berharap OPD terkait juga diminta untuk turut mendukung program pemberdayaan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) diminta untuk menghadirkan tenaga penyuluh pertanian bagi peserta PKBM. Sementara Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan memberikan pelatihan wirausaha guna meningkatkan keterampilan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muhamad Umar Ma'ruf menyebutkan, peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Rata -rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih tinggi, angka putus sekolah yang menurun, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat menjadi target utama.
"Data RLS 2025 Data RLS tahun 2025 menunjukkan Kabupaten Majalengka masih berada di bawah angka nasional maupun Provinsi Jawa Barat. Majalengka tahun 2025 tercatat Rata – rata Lama Sekolah selama 7,81 tahun, jauh lebih rendah dibandingkan RLS Nasional 9,07 tahun dan RLS Jawa Barat 9,14 tahun," sebutnya.
Ia menambahkan, melalui sinergi dan komitmen kita semua, saya yakin Majalengka dapat mempercepat peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), menurunkan angka ATS, dan memperkuat kualitas SDM untuk Majalengka yang lebih baik.
"Dinas Pendidikan menargetkan peningkatan signifikan RLS dalam beberapa tahun mendatang melalui penanganan terpadu, kolaboratif, dan berkesinambungan " tutupnya. ** (Agit)
















