- Wakil Bupati Barito Utara Kunjungi PT Sanggar Sarana Baja, Jajaki Pembentukan BLK
- PRSI Terima Kunjungan COMAU Italia, Perluas Kerja Sama Robotika Global
- Bank Jakarta Raih Golden Champion di Infobank SLE 2026, Unggul di Kepuasan dan Loyalitas Nasabah
- Masa Liburan Lebaran 2026 Semakin Dekat, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
- Gercep Tim URC Dinas PUPR Kabupaten Blitar Tangani Jembatan Ambrol Banggle - Kanigoro
- BNI Gandeng Siemens Indonesia, Kucurkan Pembiayaan Rp300 Miliar untuk Perkuat Industri Kelistrikan
- Ketua DPC PDIP Kota Blitar Pimpin Gerakan Penghijauan dan Pelepasan Satwa di Sendang Mbah Bawuk
- PRSI Terima Kunjungan HIMELDA Unsada Bahas Pengembangan Robotik dan AI
Akselerasi Capaian RLS, Pemkab Majalengka Gelar MoU dengan Desa

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya naikan angka Rata - rata Lama Sekolah (RLS), Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar MoU dengan Desa agar mengalokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) untuk biaya Pendidikan kesetaraan warganya yang mengalami putus sekolah.
Hal ini dilakukan untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C, berlangsung saat di kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Akhir Tingkat Sekolah (ATS) melalui Pendidikan Kesetaraan dalam rangka Akselerasi Capaian RLS. Kamis, (20/11/2025)
Bupati Majalengka, Eman Suherman mengintruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan seluruh perangkat desa dapat mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C.
Baca Lainnya :
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
- Pemkab Majalengka Siapkan Lahan Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Program Strategis Nasional
- Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
- BPBD Majalengka Imbau Warga Waspadai Peningkatan Curah Hujan Menjelang Akhir Januari 2026
- Mendikdasmen, Abdul Muti Resmikan Revitalisasi Pendidikan dan Sosialisasi TKA 2026 di SMPN 1 Jatiwangi
"Saya minta desa harus memiliki data Akhir Tingkat Sekolah (ATS) warganya usia 24 tahun dengan akurat sehingga intervensi pendidikan dapat tepat sasaran." tegasnya.
Bupati menambahkan, pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau Dinas Pendidikan semata, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk Pemerintah Desa.
"Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan diajak untuk bersinergi lebih kuat dan melakukan integrasi program," imbaunya.
Dari sisi sinergi lintas sektor menurut bupati, ini diharapkan mampu memastikan penanganan ATS dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Majalengka dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berdampak.
Bupati berharap OPD terkait juga diminta untuk turut mendukung program pemberdayaan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) diminta untuk menghadirkan tenaga penyuluh pertanian bagi peserta PKBM. Sementara Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan memberikan pelatihan wirausaha guna meningkatkan keterampilan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muhamad Umar Ma'ruf menyebutkan, peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Rata -rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih tinggi, angka putus sekolah yang menurun, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat menjadi target utama.
"Data RLS 2025 Data RLS tahun 2025 menunjukkan Kabupaten Majalengka masih berada di bawah angka nasional maupun Provinsi Jawa Barat. Majalengka tahun 2025 tercatat Rata – rata Lama Sekolah selama 7,81 tahun, jauh lebih rendah dibandingkan RLS Nasional 9,07 tahun dan RLS Jawa Barat 9,14 tahun," sebutnya.
Ia menambahkan, melalui sinergi dan komitmen kita semua, saya yakin Majalengka dapat mempercepat peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), menurunkan angka ATS, dan memperkuat kualitas SDM untuk Majalengka yang lebih baik.
"Dinas Pendidikan menargetkan peningkatan signifikan RLS dalam beberapa tahun mendatang melalui penanganan terpadu, kolaboratif, dan berkesinambungan " tutupnya. ** (Agit)

















