Diduga Menyimpang Terkait Volume Paving Lapangan Kelurahan Turi Layak Ditelusuri APH

By Johan MP 11 Des 2025, 12:45:46 WIB Jawa Timur
Diduga Menyimpang Terkait Volume Paving Lapangan Kelurahan Turi Layak Ditelusuri APH

Keterangan Gambar : pemasangan paving di Lapangan Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, menjadi sorotan publik


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Diduga abaikan mutu pembangunan proyek pemasangan paving di Lapangan Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, menjadi sorotan publik dan sejumlah warga, secara kasat mata pekerjaan dasar pasir sebelum pemasangan paving sangat tipis. Dilihat dari papan nama pekerjaan Rp 177.325.900 bersumber dari APBD Kota Blitar Tahun 2025 dan dikerjakan oleh CV. Buana Asih sebagai kontraktor pelaksana juga terkesan abai penggunaan APD. 

Kecurigaan publik muncul setelah proyek tersebut terlihat dikerjakan secara terburu-buru, bahkan dalam kondisi yang dinilai tidak wajar. Seorang warga setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa pekerjaan dilakukan hanya demi mengejar target waktu.

“Waktu malam dalam kondisi hujan deras pun tetap dikerjakan. Takutnya nanti hanya asal jadi saja,” ujar salah satu warga sebut saja GS 42 tahun mengaku tak jauh dari lokasi. 

Baca Lainnya :

Pantauan di lapangan sepertinya ada kesengajaan yang menunjukkan seluruh pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek, sepatu keselamatan, rompi reflektif, maupun perlindungan dasar lainnya. Kondisi ini jelas bertentangan dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


Padahal kewajiban penggunaan APD telah diatur dalam berbagai regulasi, mulai dari UU No. 1 Tahun 1970, Permenaker No. 8 Tahun 2010, hingga aturan teknis seperti Permenperin No. 28 Tahun 2024 dan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021.

“Seharusnya kan ada anggarannya untuk itu. Sudah tidak pakai APD, pekerjanya juga dipaksa bekerja sampai malam saat hujan,” imbuh warga tersebut.

Selain dugaan pelanggaran K3, kualitas pekerjaan pun dipertanyakan. Warga menemukan adanya kerusakan pada bagian proyek yang belum selesai, terutama retakan di beberapa titik pada pinggir bantalan batas paving.

“Belum juga selesai dikerjakan sudah ditemukan retakan. Berarti sekarang yang menjadi pertanyaan adalah kualitas konstruksinya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun dari pemerintah kelurahan dan Dinas terkait. Warga berharap proyek yang menggunakan uang negara tersebut diawasi ketat agar sesuai spesifikasi dan tidak sekadar menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan kualitas dan keselamatan. 

Sementara itu Camat Sukorjo Jito Baskoro, S.Sos., M.A.P. dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut melalui nomor ponselnya, pihaknya akan menelusuri pekerjaan di wilayahnya itu. ( za/mp )




  • Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan

    🕔17:42:53, 16 Jun 2026
  • Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno

    🕔16:53:25, 15 Jun 2026
  • Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP

    🕔19:07:28, 14 Jun 2026
  • Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai

    🕔20:57:58, 14 Jun 2026
  • Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG

    🕔19:45:39, 13 Jun 2026
  • Loading....


    Kanan - Iklan SidebarKanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.