- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- RPJMD Barito Utara Dibahas, Fraksi Aspirasi Rakyat Soroti Pentingnya Penyesuaian Kebijakan Nasional
Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail

Keterangan Gambar : Caption foto: Ratusan jamaah mengikuti kegiatan Zikir Suluk Mizani dalam rangkaian Al-Mizan Ramadhan Fest 2026 di Pendopo Asy-Syadili Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jumat (6/3/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pesantren Al-Mizan Jatiwangi kembali menggelar Al-Mizan Ramadhan Fest 2026, rangkaian kegiatan keagamaan, sosial, dan silaturahmi yang berlangsung sepanjang bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Yayasan Pendidikan Telkom. Festival Ramadhan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah sekaligus meningkatkan spiritualitas masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program Muhibbah Ramadhan yang berlangsung pada 1- 10 Maret 2026 di sejumlah daerah di Jawa Barat, di antaranya Cirebon, Majalengka, Subang, Sumedang, Indramayu, dan Kuningan.
Baca Lainnya :
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
Pada Jumat (6/3/2026), ratusan jamaah memadati Pendopo Asy-Syadili Pesantren Al-Mizan Jatiwangi untuk mengikuti kegiatan Zikir Suluk Mizani yang menjadi bagian dari rangkaian Al-Mizan Ramadhan Fest 2026. Para santri, alumni, serta masyarakat terlihat khusyuk mengikuti zikir dan doa bersama yang dipimpin para kiai dan pengasuh pesantren.
Selain itu, agenda Bahtsul Masail LBM PWNU Jawa Barat juga dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) di Ruang Rumi Al-Mizan sebagai forum diskusi keilmuan keislaman.
Memasuki pertengahan Ramadhan, keluarga besar Al-Mizan akan melaksanakan Malam Bina Taqwa (MABIT) pada Jumat (13/3/2026) di Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya.
Pada hari yang sama juga akan digelar Dzikir Muhasabah Jum'at Akhir Ramadhan di Bangsal Pakungwati, Keraton Kasepuhan Cirebon.
Agenda lainnya adalah Musyawarah Besar Keluarga Alumni Al-Mizan (KALAMI) yang akan digelar pada Sabtu (14/3/2026) di Ruang Kodipest Al-Mizan Jatiwangi. Di hari yang sama juga akan dilaksanakan Ritual Pasaran Ramadhan Al-Mizan di Gedung Halal Centre Al-Mizan.
Selain kegiatan keagamaan dan intelektual, panitia juga mengadakan pembagian bingkisan Ramadhan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan suci.
Pimpinan Pesantren Al-Mizan, Dr. KH Maman Imanulhaq, M.M., mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadikan Ramadhan tidak hanya sebagai momentum peningkatan ibadah, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
"Ramadhan bukan hanya momentum memperbanyak ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menghidupkan tradisi keilmuan Islam di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, pesantren memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis melalui kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
"Pesantren harus menjadi pusat peradaban yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kebangsaan," kata anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut.
Rangkaian kegiatan ini melibatkan berbagai jaringan Al-Mizan Network, di antaranya Al-Mizan Jatiwangi, Suluk Mizani Wanajaya, Mumtaz Mizani Subang, Halimah Mizani Sumedang, Kodipest (Konten Digital Pesantren), Suta Mizani Ciledug, serta Qibuyut (Sanggar Gamelan Sholawat). ** (Agit)
















