- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
Kado Hardiknas dari Sekolah Ambruk, Bupati Eman Suherman : Momentum Bangkit dan Benahi Pendidikan

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka, H Eman Suherman dan Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan, Kadisdik H Umar Ma'ruf
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Majalengka menghadirkan refleksi mendalam. Di tengah semangat upacara, insiden ambruknya atap SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding, justru disebut Bupati Majalengka Eman Suherman sebagai "kado" yang mengandung pesan kuat saatnya berbenah total.
Pernyataan tersebut disampaikan saat upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan GGM, Sabtu (2/5/2026), bersama Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Umar Ma'ruf, serta jajaran perangkat daerah.
"Ini menjadi kado bagi kita semua. Kado yang mengingatkan bahwa masih ada yang harus segera kita perbaiki," ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Ia menegaskan, peristiwa tersebut tidak boleh dipandang sekadar musibah, melainkan momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, terutama dari sisi infrastruktur. Keamanan dan kelayakan bangunan sekolah, menurutnya, adalah fondasi utama dalam menciptakan proses belajar yang nyaman dan berkelanjutan.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menginstruksikan percepatan perbaikan SDN 3 Mirat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah di seluruh wilayah guna mencegah kejadian serupa.
Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat yang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis nasional. Dukungan tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk mempercepat pemerataan sarana pendidikan yang layak.
Momentum Hardiknas tahun ini pun dimaknai sebagai titik kebangkitan. Dari sebuah insiden, lahir tekad untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih baik, aman, dan berorientasi masa depan.
Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD hingga SMP memiliki fasilitas yang layak dan aman. Sebab, dari ruang belajar yang kokoh, akan lahir generasi yang kuat.
Di Hari Pendidikan Nasional 2026, Majalengka mengirim pesan tegas dari "kado" yang menggugah, tumbuh semangat untuk berubah. ** (Agit)

















