- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Kado Hardiknas dari Sekolah Ambruk, Bupati Eman Suherman : Momentum Bangkit dan Benahi Pendidikan

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka, H Eman Suherman dan Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan, Kadisdik H Umar Ma'ruf
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Majalengka menghadirkan refleksi mendalam. Di tengah semangat upacara, insiden ambruknya atap SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding, justru disebut Bupati Majalengka Eman Suherman sebagai "kado" yang mengandung pesan kuat saatnya berbenah total.
Pernyataan tersebut disampaikan saat upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan GGM, Sabtu (2/5/2026), bersama Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Umar Ma'ruf, serta jajaran perangkat daerah.
"Ini menjadi kado bagi kita semua. Kado yang mengingatkan bahwa masih ada yang harus segera kita perbaiki," ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Ia menegaskan, peristiwa tersebut tidak boleh dipandang sekadar musibah, melainkan momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, terutama dari sisi infrastruktur. Keamanan dan kelayakan bangunan sekolah, menurutnya, adalah fondasi utama dalam menciptakan proses belajar yang nyaman dan berkelanjutan.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menginstruksikan percepatan perbaikan SDN 3 Mirat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah di seluruh wilayah guna mencegah kejadian serupa.
Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat yang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis nasional. Dukungan tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk mempercepat pemerataan sarana pendidikan yang layak.
Momentum Hardiknas tahun ini pun dimaknai sebagai titik kebangkitan. Dari sebuah insiden, lahir tekad untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih baik, aman, dan berorientasi masa depan.
Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD hingga SMP memiliki fasilitas yang layak dan aman. Sebab, dari ruang belajar yang kokoh, akan lahir generasi yang kuat.
Di Hari Pendidikan Nasional 2026, Majalengka mengirim pesan tegas dari "kado" yang menggugah, tumbuh semangat untuk berubah. ** (Agit)












1.jpg)




