Breaking News
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
Penjabat Bupati Barsel Punya Dua PR Besar

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) – Anggota DPRD Barsel H Raden Sudarto, setidaknya ada dua pekerjaan rumah atau PR yang harus diselesaikan Pj Bupati Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), Lisda Arriyana. Karena hal-hal itu belum bisa diselesaikan oleh bupati sebelumnya. PR pertama, kata pria yang biasa dipanggil H Alex itu, adalah penyelesaian pembayaran tambahan penghasilan (Tamsil) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sampai saat ini belum terealisasi. “Soal tamsil inikan kami sudah beberapa kali menegaskan agar bisa diselesaikan (dibayarkan) sebelum masa jabatan bupati (Eddy Raya Samsuri) berakhir. Tapi kenyataannya sampai sekarang itu belum juga terselesaikan,” sebut H Alex, Juma’at (27/5/2022) kemaren, saat di wawancara wartawan ini di ruang kerjanya. Kemudian PR kedua, lanjut dia, terkait laporan pertanggungjawaban Bupati Barsel periode 2017-2022 tahun anggaran 2021 yang saat ini masih bergulir dalam pembahasan panitia khusus (Pansus) DPRD. “Saat ini kan pansus masih bekerja yang nantinya kan pasti akan merekomendasikan beberapa hal. Nah, otomatis itukan nanti menjadi tanggung jawab Pj Bupati yang sekarang untuk menyelesaikannya,” kata H Alex. Anggota Komisi III DPRD Barsel itu menjelaskan, salah satu poin yang menjadi perhatian dari LPJ Bupati sebelumnya, adalah tidak tercapainya target pendapatan asli daerah (PAD). “Salah satunya yang menjadi sorotan kita di Pansus adalah PAD yang tidak mencapai target. Artinya, itu akan menjadi PR bagi Pj Bupati untuk mengevaluasi, kenapa sampai terjadi. Apakah karena rendahnya kinerja atau ada hal lain yang menjadi penyebabnya,” pungkas Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Barsel itu. ” Ini kalau Ibu Pj bisa menyelasaikannya itu sangat luar biasa,” tegasnya.(Ades/Red/MP).

















