- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Pemerintah Dorong Perguruan Tinggi Mampu Mencetak Wirausaha Baru

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM(KemenkopUKM) terus berupaya mendorong Perguruan Tinggi termasuk Ikatan Alumni Kampus untuk menjadi “Pabrik Entrepreneur” yang mampu mencetak wirausaha sekaligus melahirkan inovasi dan ide baru dalam dunia bisnis.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dalam suatu acara pembukaan Forum Bisnis (Forbiz) Ikatan Alumni (IA) UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) di Smesco Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/7/2023). Mengatakan agar lebih banyak entrepreneur dicetak dari kampus atau perguruan tinggi termasuk salah satunya di UPN Veteran Yogyakarta.
"Saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Bisnis Ikatan Alumni UPN Veteran Yogyakarta yang dimaksudkan untuk memperkuat kewirausahaan, UMKM, dan ekonomi nasional," Kata MenKopUKM Teten Masduki.
Baca Lainnya :
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
- Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Konflik Lama Tanah Ulayat Picu Bentrokan di Flores Timur, Bukan Karena Program Pemerintah
Acara yang diikuti ratusan UMKM alumni UPNVY itu juga dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Rektor UPNVY Mohamad irha, Ketua Umum Ikatan Alumni UPNVY Zahrul Azhar, Ketua Umum IA UPNVY Jawa Timur Bramastyo, para Dekan Fakultas UPN Veteran Yogyakarya dan para tokoh Alumni UPN Veteran Yogyakarta.
MenKop Teten juga menyampaikan berbagai peluang dalam industri 5.0 ada di tangan anak muda. Begitupun dengan potensi ekonomi digital yang besar dimana 41 persen total transaksi ekonomi digital di ASEAN berasal dari Indonesia.
"Peluang lainnya yaitu tingginya minat pelaku UMKM untuk mempraktikkan bisnis hijau atau ramah lingkungan yang mencapai 94-95 persen," kata Teten.
"Sejalan dengan itu,lanjut Teten, untuk pertama kalinya Indonesia memiliki instrumen kebijakan yang kuat, dalam hal ini Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kewirausahaan Nasional. "Artinya, target meningkatkan kewirausahaan nasional telah menjadi prioritas utama seluruh komponen bangsa," tandas MenKopUKM.
Karena itulah menurutnya peran kampus dan alumninya sangat strategis untuk bersama pemerintah terus mendorong dan mendampingi generasi muda menjadi wirausaha sukses.
Menkop menambahkan berdasarkan data BPS, 64 persen penduduk Indonesia adalah anak muda. Selain itu 73 persen anak muda Indonesia berminat berwirausaha sebagaimana riset SMERU pada 2022.
Dari data tersebut yang menggembirakan, 81 persen anak muda (17 sampai 35 tahun) tertarik menjalankan bisnis ramah lingkungan sesuai survei Indikator 2021.
Selanjutnya pemerintah secara konsisten terus memperbaiki ekosistem UMKM dan koperasi. "Saat ini, pendataan UMKM dan koperasi kita sudah jauh lebih baik. Tahun 2024 targetnya sebanyak 65 juta UMKM terekam ke dalam data base yang akan memudahkan pendampingan," kata MenKopUKM.
Sementara dari sisi pembiayaan, anggaran kredit KUR terus ditingkatkan setiap tahunnya. "Tahun 2023 alokasi KUR mencapai Rp450 triliun, jauh lebih besar dari tahun 2022 yang sebesar Rp365 triliun," ucap MenKopUKM.
Partisipasi UMKM di pasar digital juga memberikan gambaran yang baik dimana saat ini sudah mencapai 22 juta UMKM yang terhubung ke pasar digital, sebelumnya saat pandemi hanya 8 juta dan target di 2024 adalah 30 juta.
"Akhirnya saya berharap semoga acara Forum Bisnis Ikatan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta 2023 ini berjalan dengan lancar sebagai sumbangsih Kewirausahaan dan UMKM sebagai pilar dalam memajukan perekonomian IIndonesia kedepannya," tutup MenKopUKM Teten Masduki.
Reporter: Achmad Sholeh
*Jakarta, 29 Juli 2023*
*Humas Kementerian Koperasi dan UKM*
*Medsos resmi: @Kemenkopukm*

.jpg)








.jpg)

.jpg)




