- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

Keterangan Gambar : Ondel-ondel meriahkan lebaran Betawi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tradisi tahunan Lebaran Betawi akan kembali digelar pada tahun 2026. Perhelatan budaya yang memasuki tahun ke-18 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Banteng.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar pesta budaya, melainkan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Panti Putra Utama Kembangkan Urban Farming, Bekali Penghuni Keterampilan Hidup Mandiri
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
“Lebaran Betawi tetap akan kita gelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (3/4/2026).
Meski tetap digelar, penyelenggaraan tahun ini akan mengalami sejumlah penyesuaian. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang masih memprihatinkan serta adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Namun demikian, Ali memastikan kualitas acara serta nilai-nilai tradisi Betawi tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, momentum ini dinilai sebagai ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi selain sebagai sarana halalbihalal.
“Momentum ini menjadi ajang strategis konsolidasi, khususnya bagi kaum Betawi yang tidak boleh luput,” tambahnya.
Nilai Historis Lokasi
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Ali, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon penting dalam perkembangan Kota Jakarta.
“Kami mempertimbangkan aspek historis lokasi. Lapangan Banteng merupakan salah satu ikon landmark perkembangan Jakarta,” jelasnya.
Aksi Sosial dan Undangan Terbuka
Selain menghadirkan berbagai atraksi seni
dan budaya khas Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan perhelatan ini.
“Apalagi kegiatan dilaksanakan di Lapangan Banteng yang memiliki nilai historis. Kami berharap masyarakat bisa hadir meramaikan,” pungkas Ali.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



_-_Copy.jpg)













