- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

Keterangan Gambar : Ondel-ondel meriahkan lebaran Betawi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tradisi tahunan Lebaran Betawi akan kembali digelar pada tahun 2026. Perhelatan budaya yang memasuki tahun ke-18 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Banteng.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar pesta budaya, melainkan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pembongkaran Monorel Jakarta Jadi Sorotan, Madas Nusantara Kirim Surat ke Gubernur
“Lebaran Betawi tetap akan kita gelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (3/4/2026).
Meski tetap digelar, penyelenggaraan tahun ini akan mengalami sejumlah penyesuaian. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang masih memprihatinkan serta adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Namun demikian, Ali memastikan kualitas acara serta nilai-nilai tradisi Betawi tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, momentum ini dinilai sebagai ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi selain sebagai sarana halalbihalal.
“Momentum ini menjadi ajang strategis konsolidasi, khususnya bagi kaum Betawi yang tidak boleh luput,” tambahnya.
Nilai Historis Lokasi
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Ali, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon penting dalam perkembangan Kota Jakarta.
“Kami mempertimbangkan aspek historis lokasi. Lapangan Banteng merupakan salah satu ikon landmark perkembangan Jakarta,” jelasnya.
Aksi Sosial dan Undangan Terbuka
Selain menghadirkan berbagai atraksi seni
dan budaya khas Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan perhelatan ini.
“Apalagi kegiatan dilaksanakan di Lapangan Banteng yang memiliki nilai historis. Kami berharap masyarakat bisa hadir meramaikan,” pungkas Ali.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)

.jpg)






