- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meski di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kepastian tersebut disampaikan usai gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majalengka di Kantor DPC PKB Majalengka, Minggu (05/04/2026).
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
"Keberangkatan jemaah tetap sesuai jadwal. Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah," ujarnya.
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Muh. Fajar Sidik Terima Kunjungan Lanal Cirebon, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah
Berdasarkan jadwal, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan pada 22 April 2026, dengan proses masuk asrama haji dimulai sejak 18 April. Melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, pemerintah terus mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan.
Sejumlah peningkatan fasilitas menjadi perhatian, di antaranya perbaikan tenda di Arafah dengan sistem pumping block, peningkatan sarana sanitasi di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), serta peningkatan kualitas hotel dan katering dengan cita rasa Nusantara.
Selain kesiapan fasilitas, aspek kesehatan dan mental jemaah juga menjadi sorotan. Jemaah diimbau menjaga kondisi fisik, menjalani ibadah dengan rasa bahagia, serta menanamkan niat untuk meraih haji yang mabrur.
Di tengah kekhawatiran publik terkait konflik di Timur Tengah, pemerintah memastikan situasi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan ibadah haji. Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi terus dilakukan guna menjamin keamanan jemaah.
Lebih dari sekadar ibadah, haji juga dimaknai sebagai momentum persatuan umat Islam di tengah berbagai perbedaan global.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik nasional maupun internasional, negara hadir memberikan kepastian dan perlindungan bagi warganya dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci. ** (Agit)

















