- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meski di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kepastian tersebut disampaikan usai gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majalengka di Kantor DPC PKB Majalengka, Minggu (05/04/2026).
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
"Keberangkatan jemaah tetap sesuai jadwal. Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
Berdasarkan jadwal, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan pada 22 April 2026, dengan proses masuk asrama haji dimulai sejak 18 April. Melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, pemerintah terus mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan.
Sejumlah peningkatan fasilitas menjadi perhatian, di antaranya perbaikan tenda di Arafah dengan sistem pumping block, peningkatan sarana sanitasi di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), serta peningkatan kualitas hotel dan katering dengan cita rasa Nusantara.
Selain kesiapan fasilitas, aspek kesehatan dan mental jemaah juga menjadi sorotan. Jemaah diimbau menjaga kondisi fisik, menjalani ibadah dengan rasa bahagia, serta menanamkan niat untuk meraih haji yang mabrur.
Di tengah kekhawatiran publik terkait konflik di Timur Tengah, pemerintah memastikan situasi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan ibadah haji. Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi terus dilakukan guna menjamin keamanan jemaah.
Lebih dari sekadar ibadah, haji juga dimaknai sebagai momentum persatuan umat Islam di tengah berbagai perbedaan global.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik nasional maupun internasional, negara hadir memberikan kepastian dan perlindungan bagi warganya dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci. ** (Agit)


.jpg)











