- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan melakukan pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin (16/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan pembangunan 83.000 gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Agrinas akan terus melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif.
Menkop menambahkan, pemerintah akan menggelar sejumlah rapat lanjutan untuk mematangkan berbagai aspek operasional. Koordinasi tersebut mencakup penguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, hingga integrasi ekosistem logistik pangan.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
“Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu menanggapi capaian perkembangan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih, Menkop menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang telah diambil oleh Agrinas. Menkop menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai.
Menkop juga menyoroti sejumlah hal, seperti perlunya standar baku untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang konsisten. Kemudian perlu adanya aturan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan gregator.
Tidak hanya itu, Menkop juga mengarahkan agar Agrinas dapat mengambil langkah strategis terkait proses percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. "Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," terang Menkop.
Selain meninjau perkembangan pembangunan, Menkop juga melihat langsung fasilitas command center milik Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.
Pemerintah menilai kolaborasi dengan Agrinas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui sinergi tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi simpul distribusi barang dan kebutuhan pokok di tingkat desa sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan saat ini tengah dilakukan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih sebanyak 32.660 unit. Sementara itu ada sebanyak 2.700 unit gerai fisik Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen.
"Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.
Joao melaporkan proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari keberhasilan koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokus utamanya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun skala nasional.
Seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari sistem transaksi komputer, alat pemindai (scanning), hingga fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, serta perangkat keamanan (APAR dan genset), diklaim telah siap.
"Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)


.jpg)






1.jpg)




