- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan melakukan pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin (16/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan pembangunan 83.000 gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Agrinas akan terus melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif.
Menkop menambahkan, pemerintah akan menggelar sejumlah rapat lanjutan untuk mematangkan berbagai aspek operasional. Koordinasi tersebut mencakup penguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, hingga integrasi ekosistem logistik pangan.
Baca Lainnya :
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
“Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu menanggapi capaian perkembangan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih, Menkop menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang telah diambil oleh Agrinas. Menkop menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai.
Menkop juga menyoroti sejumlah hal, seperti perlunya standar baku untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang konsisten. Kemudian perlu adanya aturan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan gregator.
Tidak hanya itu, Menkop juga mengarahkan agar Agrinas dapat mengambil langkah strategis terkait proses percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. "Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," terang Menkop.
Selain meninjau perkembangan pembangunan, Menkop juga melihat langsung fasilitas command center milik Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.
Pemerintah menilai kolaborasi dengan Agrinas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui sinergi tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi simpul distribusi barang dan kebutuhan pokok di tingkat desa sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan saat ini tengah dilakukan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih sebanyak 32.660 unit. Sementara itu ada sebanyak 2.700 unit gerai fisik Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen.
"Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.
Joao melaporkan proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari keberhasilan koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokus utamanya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun skala nasional.
Seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari sistem transaksi komputer, alat pemindai (scanning), hingga fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, serta perangkat keamanan (APAR dan genset), diklaim telah siap.
"Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).








.jpg)







