Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Hutan Masoraian, Pohonnya Besar dan Satwa Langka Seperti Bekantan dan Burung Rangkong

MEGAPOLITANPOS. COM (Kotawaringin Lama) - Hutan Kemasyarakatan (HKm) Karya Masoraian mulai berbenah. Selain kegiatan patroli dan penjagaan hutan, management HKM Masoraian juga sedang mempersiapkan pembangunan pintu gerbang dan bungalow. "Pondok dan lanting yang ada, juga sedang kami rapikan," tutur Yohanes Widada mewakili HKm Masoraian. "Tamu dan pengunjung yang mau mencari udara segar atau mancing mulai berdatangan," lanjutnya. Tak ketinggalan, para volunteer pecinta konservasi dari SMAN 1 Kotawaringin Lama, turut ambil bagian. Mereka turut membuat persemaian pohon untuk konservasi dan membersihkan titian. "Saya ke hutan dan danau untuk 'personal healing', " kata Bella yang mengaku baru saja menyelesaikan ujian di sekolahnya. Bella mengaku takjub. "Menurut saya, hutan di sekitar Danau Masoraian ini pohonnya besar-besar. Dan banyak satwa langka di dalamnya. Seperti tadi, bertemu dengan bekantan, burung enggang atau rangkong. Juga ikan-ikan, di sana didominasi ikan air tawar seperti gabus, baung, toman dan lainnya," celoteh Bella. "Danau di sana juga cukup unik. Di satu tempat yang sama, tapi airnya berbeda warna," lanjutnya. Saat di atas perahu kelotok, Bella sempat menangis. "Saya terharu dan deg-degan. Saya 'surprised' saat naik perahu kelotok.." Untuk menciptakan hutan lestari, masih tutur Bella, "Tentunya perlu diadakan konservasi. Hutan dan danau bisa dijadikan objek wisata. Namun harus tetap dijaga dan dilindungi, agar bisa melestarikan hutan yang ada di dalamnya." Sementara Eva mengaku sangat terkesan. "Saya sangat senang dan gembira di danau Masoraian. Tempatnya sangat bagus.. Tapi karena baru pertama kali, saya agak takut naik perahu kelotoknya. Terutama saat goyang terkena ombak.." (YMP/Red/MP


.jpg)






.jpg)






