Mahasiswa UNY Dorong Partisipasi Donor Darah Lewat Red Heroes Project, Perkuat Dukungan pada SDGs 3 dan 4

By Achmad Sholeh(Alek) 24 Nov 2025, 16:17:39 WIB Daerah
Mahasiswa UNY Dorong Partisipasi Donor Darah Lewat Red Heroes Project, Perkuat Dukungan pada SDGs 3 dan 4

Keterangan Gambar : Gerakan solidaritas mahasiswa kembali menggeliat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Melalui kegiatan DHARMA #3 (Donor Darah Mahasiswa),


MEGAPOLITANPOS.COM, Sleman, — Gerakan solidaritas mahasiswa kembali menggeliat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Melalui kegiatan DHARMA #3 (Donor Darah Mahasiswa), BEM KM FIP UNY 2025 sukses menggelar aksi donor darah pada Sabtu, 15 November 2025, di Gedung IDB lantai 3 Fakultas Ilmu Pendidikan. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan stok darah nasional, tetapi juga dirancang untuk membangun budaya kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan kampus.


Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari Red Heroes Project, sebuah inisiatif edukatif dan kemanusiaan yang digerakkan oleh mahasiswa FIP UNY: Andita, Chelsy, Neysa, dan Sharon Larasati. Program ini diproyeksikan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3 — kesehatan dan kesejahteraan, serta SDGs 4 — pendidikan berkualitas, melalui peningkatan literasi kesehatan bagi generasi muda.

Baca Lainnya :

Untuk menjangkau dampak lebih luas, DHARMA #3 dilakukan dengan konsep kolaboratif antara BEM KM FIP UNY dan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta didukung tenaga medis dari Unit Donor Darah (UDD PMI) untuk memastikan seluruh prosedur berlangsung aman dan standar.

Menariknya, keempat anggota inisiator tidak hanya berperan sebagai panitia, tetapi juga sebagai pendonor dan tim dokumentasi. Seluruh proses donor, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah, direkam dan dikemas menjadi video edukasi yang diunggah ke media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya donor darah.

“Kegiatan donor darah yang kami lakukan dalam Red Heroes Project diikuti dengan pembuatan video edukasi yang berisi informasi mengenai manfaat donor darah, proses pelaksanaannya, serta pentingnya meningkatkan literasi kesehatan di kalangan mahasiswa,” ujar Sharon Larasati mewakili tim.

Testimoni positif juga datang dari peserta donor, Chelsy, yang menyampaikan pengalaman pertamanya melakukan donor darah.

“Ternyata donor darah tidak menyakitkan dan dengan sedikit darah yang kita donorkan dapat membantu menyelamatkan orang lain,” ungkapnya.

Meski jumlah pendonor langsung pada aksi tersebut hanya satu orang, efek kegiatan meluas melalui penyebaran konten edukatif yang menjangkau lebih banyak mahasiswa dan masyarakat. Pendekatan ini memperkuat kontribusi pada SDGs 3 melalui dukungan terhadap ketersediaan darah aman, serta SDGs 4 melalui edukasi publik.

Melalui gabungan aksi nyata dan distribusi informasi yang progresif, Red Heroes Project menegaskan peran mahasiswa UNY sebagai agen perubahan dalam isu kesehatan dan kemanusiaan.

UNY berharap kegiatan seperti DHARMA #3 dapat terus berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam aksi sosial di masa mendatang, sekaligus memperkuat kontribusi kampus terhadap agenda pembangunan berkelanjutan secara konsisten dan berdampak luas. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai

    🕔18:32:32, 10 Agu 2026
  • Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo

    🕔19:28:32, 07 Agu 2026
  • Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik

    🕔19:23:12, 06 Agu 2026
  • Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026

    🕔19:25:21, 06 Agu 2026
  • Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY

    🕔17:30:27, 04 Agu 2026