- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Mahasiswa UNY Dorong Partisipasi Donor Darah Lewat Red Heroes Project, Perkuat Dukungan pada SDGs 3 dan 4

Keterangan Gambar : Gerakan solidaritas mahasiswa kembali menggeliat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Melalui kegiatan DHARMA #3 (Donor Darah Mahasiswa),
MEGAPOLITANPOS.COM, Sleman, — Gerakan solidaritas mahasiswa kembali menggeliat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Melalui kegiatan DHARMA #3 (Donor Darah Mahasiswa), BEM KM FIP UNY 2025 sukses menggelar aksi donor darah pada Sabtu, 15 November 2025, di Gedung IDB lantai 3 Fakultas Ilmu Pendidikan. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan stok darah nasional, tetapi juga dirancang untuk membangun budaya kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan kampus.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari Red Heroes Project, sebuah inisiatif edukatif dan kemanusiaan yang digerakkan oleh mahasiswa FIP UNY: Andita, Chelsy, Neysa, dan Sharon Larasati. Program ini diproyeksikan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3 — kesehatan dan kesejahteraan, serta SDGs 4 — pendidikan berkualitas, melalui peningkatan literasi kesehatan bagi generasi muda.
Baca Lainnya :
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD
- Kasus Dugaan Peretasan Data Berujung LPSK, Kuasa Hukum Sebut Ada Persaingan Bisnis
Untuk menjangkau dampak lebih luas, DHARMA #3 dilakukan dengan konsep kolaboratif antara BEM KM FIP UNY dan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta didukung tenaga medis dari Unit Donor Darah (UDD PMI) untuk memastikan seluruh prosedur berlangsung aman dan standar.
Menariknya, keempat anggota inisiator tidak hanya berperan sebagai panitia, tetapi juga sebagai pendonor dan tim dokumentasi. Seluruh proses donor, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah, direkam dan dikemas menjadi video edukasi yang diunggah ke media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya donor darah.
“Kegiatan donor darah yang kami lakukan dalam Red Heroes Project diikuti dengan pembuatan video edukasi yang berisi informasi mengenai manfaat donor darah, proses pelaksanaannya, serta pentingnya meningkatkan literasi kesehatan di kalangan mahasiswa,” ujar Sharon Larasati mewakili tim.
Testimoni positif juga datang dari peserta donor, Chelsy, yang menyampaikan pengalaman pertamanya melakukan donor darah.
“Ternyata donor darah tidak menyakitkan dan dengan sedikit darah yang kita donorkan dapat membantu menyelamatkan orang lain,” ungkapnya.
Meski jumlah pendonor langsung pada aksi tersebut hanya satu orang, efek kegiatan meluas melalui penyebaran konten edukatif yang menjangkau lebih banyak mahasiswa dan masyarakat. Pendekatan ini memperkuat kontribusi pada SDGs 3 melalui dukungan terhadap ketersediaan darah aman, serta SDGs 4 melalui edukasi publik.
Melalui gabungan aksi nyata dan distribusi informasi yang progresif, Red Heroes Project menegaskan peran mahasiswa UNY sebagai agen perubahan dalam isu kesehatan dan kemanusiaan.
UNY berharap kegiatan seperti DHARMA #3 dapat terus berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam aksi sosial di masa mendatang, sekaligus memperkuat kontribusi kampus terhadap agenda pembangunan berkelanjutan secara konsisten dan berdampak luas. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















