- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Hadiri Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Keterangan Gambar : doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai dinamika. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
Acara tersebut dihadiri 6.316 undangan yang terdiri dari jajaran PJU Mabes Polri, TNI, Polda Metro Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas ojek online, Kokam Muhammadiyah, Senkom, Banser NU, buruh, Laskar Merah Putih, serta Forkopimda DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan diisi tausiah oleh Ustadz Adi Hidayat dan KH Zulfa Mustofa yang menutup ceramah dengan doa bersama. Selain itu, Kapolri juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 8 anak yatim dari total 400 anak yatim penerima bantuan.
Baca Lainnya :
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya merawat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami masa penjajahan dengan strategi pecah belah, namun berhasil meraih kemerdekaan berkat persatuan rakyat.
" Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, bangsa, adat istiadat. Ini adalah kekuatan yang harus terus bersatu untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.
Menurutnya, kemerdekaan yang sudah diraih harus dijaga bersama agar Indonesia benar-benar menjadi negara berdaulat dan sejahtera. Ia menekankan kunci keberhasilan pembangunan adalah menyatukan kekuatan dalam keberagaman.
Kapolri juga menyinggung tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia. Ia menyebut peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika bangsa tetap solid dan tidak mudah terpecah belah. “Kalau kita lengah, kita disusupi dan dipecah, maka kita gagal menjadi negara maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga persatuan, kesatuan, dan kondusivitas masyarakat. Dengan situasi keamanan yang stabil, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan maksimal.
Dengan persatuan, pemerintah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini cita-cita kita bersama, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik, unggul, dan besar,” pungkas Jenderal Sigit.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)..


.jpg)
.jpg)












