Hadiri Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

By Achmad Sholeh(Alek) 07 Sep 2025, 23:04:13 WIB Nasional
Hadiri Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan  Kesatuan

Keterangan Gambar : doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai dinamika. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).

Acara tersebut dihadiri 6.316 undangan yang terdiri dari jajaran PJU Mabes Polri, TNI, Polda Metro Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas ojek online, Kokam Muhammadiyah, Senkom, Banser NU, buruh, Laskar Merah Putih, serta Forkopimda DKI Jakarta.

Rangkaian kegiatan diisi tausiah oleh Ustadz Adi Hidayat dan KH Zulfa Mustofa yang menutup ceramah dengan doa bersama. Selain itu, Kapolri juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 8 anak yatim dari total 400 anak yatim penerima bantuan.

Baca Lainnya :

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya merawat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami masa penjajahan dengan strategi pecah belah, namun berhasil meraih kemerdekaan berkat persatuan rakyat.

" Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, bangsa, adat istiadat. Ini adalah kekuatan yang harus terus bersatu untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.

Menurutnya, kemerdekaan yang sudah diraih harus dijaga bersama agar Indonesia benar-benar menjadi negara berdaulat dan sejahtera. Ia menekankan kunci keberhasilan pembangunan adalah menyatukan kekuatan dalam keberagaman.

Kapolri juga menyinggung tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia. Ia menyebut peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika bangsa tetap solid dan tidak mudah terpecah belah. “Kalau kita lengah, kita disusupi dan dipecah, maka kita gagal menjadi negara maju,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga persatuan, kesatuan, dan kondusivitas masyarakat. Dengan situasi keamanan yang stabil, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan maksimal.

Dengan persatuan, pemerintah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini cita-cita kita bersama, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik, unggul, dan besar,” pungkas Jenderal Sigit.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)..




  • Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan dan Tindak 20 Korporasi terkait Kasus Karhutla

    🕔15:09:40, 29 Okt 2026
  • Peringatan Sumpah Pemuda, Mensesneg Prasetyo Hadi: Persatuan Jadi Kekuatan Utama Bangsa

    🕔17:54:46, 28 Okt 2026
  • Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.

    🕔21:58:36, 25 Okt 2026
  • Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.

    🕔19:23:08, 20 Okt 2026
  • Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah

    🕔15:03:01, 18 Okt 2026
  • Loading....


    Kanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.