- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Sosialisasi Digital BPJS Ketenagakerjaan Lewat Zoom, Dwi Paparkan Manfaat Program Lapak Asik
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
Gempa Bumi Tektonik M 2.9 Dirasakan Di Kota Cirebon Jawa Barat, Warga Dihimbau Tenang

Keterangan Gambar : Info Gempa Mag:2.9, 15-Jun-23 16:06:57 WIB, Lok:6.80 LS - 108.62 BT (12 km Tenggara KOTA-CIREBON-JABAR), Kedlmn: 10 Km, dirasakan Di Kota Cirebon II MMI ::BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Kejadian dan Parameter Gempabumi, Kamis, kemarin(15/06/2023) pukul 16:06:57 WIB, wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik.
BBMKG Wilayah II Tangerang dalam keterangan pers kepada wartawan. Jumat, (16/06/2023) bahwa hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=2,9. Episenter terletak pada koordinat 6.8 LS dan 108.62 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km Tenggara Kota Cirebon, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.
Berikut ini penjelasannya, Jenis dan Mekanisme Gempabumi :
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cirebon.
Dampak Gempabumi :
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Kota Cirebon, Sindang Pancuran, dan Karangsambung dengan Skala Intensitas II MMI. (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Gempabumi Susulan :
Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi Cirebon M3,2. Hasil monitoring BMKG menunjukkan sudah terjadi sebanyak 3 aktivitas gempabumi susulan.
Diakhir, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto ST, MM dalam keterangan persnya mengrekomendasikan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. ** (Agit)
















