- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
Dinkes Kota Kediri Dituding LSM Sembunyikan Anggaran Rehab Puskesmas Hingga Penanganan Pandemi

Keterangan Gambar : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
LSM Ratu dengan dipimpin Saiful Iskak, menggelar aksi demo dan menuduh kurang transparansinya pengelolaan keuangan anggaran tahun 2020 hingga 2022 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Kota Kediri.
"Kami kesulitan untuk mencari dan meminta keterbukaan informasi pengelolaan keuangan anggaran dari Dinkes. Harusnya Dinkes transparan dan terbuka karena anggarannya tidak sedikit, bahkan yang saya tahu hingga ratusan miliar,”ungkap Saiful.
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
Saiful menuding Dinkes menyembunyikan anggaran dan dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum tentang anggaran untuk rehab puskesmas. Belum lagi anggaran saat waktu penanganan pandemi.
“Kalau dugaan banyak dan itu potensi karena tidak transparan, jadi potensi terjadi ada hal-hal yang melawan hukum karena potensinya itu sangat besar. Jumlah anggarannya juga luar biasa,” paparnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Kediri yang diwakili Baidowi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan menyebutkan jika dilakukan audiensi dengan maksud pihak LSM Ratu meminta data dan akan disampaikan melalui Kadinkes.
“Permintaan dari LSM Ratu tadi minta data, nanti kami sampaikan ke bapak Kadinkes. Tapi ada informasi, kalau semua data itu ada mekanismenya yaitu melalui PPID Kota Kediri”pungkas Baidowi. ** (Hamzah)















