- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Dinkes Kota Kediri Dituding LSM Sembunyikan Anggaran Rehab Puskesmas Hingga Penanganan Pandemi

Keterangan Gambar : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
LSM Ratu dengan dipimpin Saiful Iskak, menggelar aksi demo dan menuduh kurang transparansinya pengelolaan keuangan anggaran tahun 2020 hingga 2022 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Kota Kediri.
"Kami kesulitan untuk mencari dan meminta keterbukaan informasi pengelolaan keuangan anggaran dari Dinkes. Harusnya Dinkes transparan dan terbuka karena anggarannya tidak sedikit, bahkan yang saya tahu hingga ratusan miliar,”ungkap Saiful.
Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
Saiful menuding Dinkes menyembunyikan anggaran dan dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum tentang anggaran untuk rehab puskesmas. Belum lagi anggaran saat waktu penanganan pandemi.
“Kalau dugaan banyak dan itu potensi karena tidak transparan, jadi potensi terjadi ada hal-hal yang melawan hukum karena potensinya itu sangat besar. Jumlah anggarannya juga luar biasa,” paparnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Kediri yang diwakili Baidowi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan menyebutkan jika dilakukan audiensi dengan maksud pihak LSM Ratu meminta data dan akan disampaikan melalui Kadinkes.
“Permintaan dari LSM Ratu tadi minta data, nanti kami sampaikan ke bapak Kadinkes. Tapi ada informasi, kalau semua data itu ada mekanismenya yaitu melalui PPID Kota Kediri”pungkas Baidowi. ** (Hamzah)
















