- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Cegah Bersama DBD, Sachrudin Luncurkan Gerakan Baba Resik 10.10 di ASEAN Dengue Day

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di GOR Cibodas, Jumat (4/07/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dalam rangka memperingati Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan meluncurkan Gerakan Bersama Berantas Sarang Nyamuk Aedes dan Jentik (Baba Resik 10.10). Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di GOR Cibodas, Jumat (4/07/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya Baba Resik 10.10 sebagai gerakan bersama untuk membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua, mulai dari diri sendiri, keluarga, sampai lingkungan sekitar,” ujar Sachrudin.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
Ia juga menyampaikan bahwa peluncuran Baba Resik 10.10 bertepatan dengan ASEAN Dengue Day ini menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat Tangerang untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Kesadaran bersama inilah yang menyatukan kita hari ini,” tambahnya.
Sachrudin juga menegaskan, Pemkot Tangerang terus menghadirkan berbagai inovasi di bidang kesehatan, termasuk pemerataan akses layanan kesehatan dari tingkat dasar sampai rujukan lanjutan.
“Dengan semangat perubahan dan kesadaran untuk hidup bersih mulai dari diri sendiri, kita optimis masyarakat Tangerang akan semakin sehat dan sejahtera,” katanya.
Meski begitu, menurut Sachrudin, masalah kesehatan yang berkaitan dengan lingkungan tetap menjadi PR bersama. Penyakit seperti DBD, diare, leptospirosis, penyakit kulit, hingga pneumonia sering muncul akibat lingkungan yang kurang bersih.
“Bukan cuma kader Posyandu yang harus jadi ‘Si Resik’. Sebenarnya, kita semua adalah ‘Si Resik’, penjaga kebersihan diri dan lingkungan,” imbaunya.
Di akhir sambutan, ia berpesan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan.
“Lingkungan yang bersih, insya Allah bikin kita sehat. Kalau badan sehat, kita bisa belajar lebih fokus, kerja lebih produktif, dan berkontribusi lebih baik untuk Kota Tangerang,” tutupnya.
Gerakan Baba Resik 10.10 ini juga langsung diikuti aksi bersih-bersih serentak di seluruh wilayah Kota Tangerang. Masyarakat diajak rutin memberantas sarang nyamuk Aedes dan jentiknya di 10 tempat berbeda, cukup 10 menit saja, setiap Jumat di minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.
Adapun 10 tempat yang jadi sasaran adalah: tampungan air dispenser, tampungan air kulkas, tempat minum hewan peliharaan, tatakan pot bunga, vas tanaman air, tampungan air dari AC, pakaian yang digantung, ember atau bak mandi, barang bekas di halaman yang bisa menampung air, serta tempat sampah dan genangan air lainnya. ** (Jhn)








.jpg)







