- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
Beli Gas 3 Kg Pakai KTP di Pangkalan, Warga Akui Ribet

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Program tepat sasaran bagi penyaluran barang bersubsidi gas LPG 3 Kg menggunakan poto copy KTP di pangkalan gas, membuat warga ribet.
Salah satu warga Pangodokan Kelurahan Kuta Bumi Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mengaku ribet jika pembelian gas 3 Kg harus di pangkalan tidak boleh di tempat pengecer apalagi pakai poto copy KTP.
"Ini jelas sangat merepotkan orang kecil seperti kami ini, sangat ribet apalagi pangkalan gas melon lumayan jauh dari rumah tempat tinggal. kalau belum siap semestinya Pemerintah jangan paksakan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Ia menambahkan, semestinya sebelum menetapkan program para pihak yang berwenang turun ke masyarakat, apakah tambah menyulitkan masyarakat apa meringankan masyarakat.
"Sebaiknya di kaji dulu sebelum benar-benar di terapkan jangan menjadi program ABS (Asal Babeh Senang) kesulitan masyarakat tidak di pikirkan," ucapnya.
Sementara, salah satu pemili Agen gas LPG 3 Kg di bilangan Jalan Muhamad Toha Nagrak Kota Tangerang mengatakan, para pangkalan gas 3 Kg sering mendapatkan komplain dari konsumen terlebih konsumennya ibu-ibu rumah tangga, enggan membawa poto copy KTP.
"Kaya mau minta aja kita kan beli masa harus ninggalin Poto copy KTP, kalo di kasih tar KTP saya di salah gunakan kaya di TV, TV itu loh," ujar pemilik agen gas 3 Kg menirukan konsumen pembeli gas 3 Kg.
Ia menambahkan, jika pengecer gas 3 Kg di hapus bagaimana warga yang tempat tinggalnya jauh dari pangkalan dan bagaimana dengan nasib Pengecer itu sendiri, otomatis akan mengurangi dar hasil pedagang kecil itu sendiri. ** (Jhn)








.jpg)








