- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
Babinsa Koramil Rajeg Bersama Warga Bangun Jembatan Bambu

Keterangan Gambar : Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan sebagai sarana penyeberangan masyarakat.
Pembuatan jembatan bambu sebagai akses penyeberangan warga masyarakat pedagang dan petani tersebut dibangun di Lingkungan Kampung Rawa Bolang RT 02/06 Desa Sukasari Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/03/2024).
Danramil 12/Rajeg Kapten Arh P Sihotang mengatakan, selama ini akses penyeberangan masyarakat memang menggunakan jembatan bambu, Namun karena sudah mulai lapuk, di ganti menggunakan bambu yang baru.
Baca Lainnya :
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
"Sesuai laporan Babinsa Sertu Giri Utomo jembatan tersebut sebagai akses masyarakat tani yang akan ke ladang meskipun hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki," katanya.
Karena masih musim kemarau jembatan tersebut segera dilakukan agar memudahkan pengerjaan, karena sungai itu cukup deras ketika musim penghujan.
Terkait yang dilakukan oleh Anggotanya, Kapten Arh P Sihotang mengapresiasi, seperti itulah sejatinya Babinsa selaku aparat kewilayahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Membantu dan memberi solusi kepada masyarakatnya yang membutuhkan.
Dalam pengerjaan jembatan bambu tersebut di monitoring langsung oleh staf desa Kampung Bolang Dulpatah. ** (Nan)

.jpg)








.jpg)




