- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
Babinsa Koramil Rajeg Bersama Warga Bangun Jembatan Bambu

Keterangan Gambar : Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan sebagai sarana penyeberangan masyarakat.
Pembuatan jembatan bambu sebagai akses penyeberangan warga masyarakat pedagang dan petani tersebut dibangun di Lingkungan Kampung Rawa Bolang RT 02/06 Desa Sukasari Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/03/2024).
Danramil 12/Rajeg Kapten Arh P Sihotang mengatakan, selama ini akses penyeberangan masyarakat memang menggunakan jembatan bambu, Namun karena sudah mulai lapuk, di ganti menggunakan bambu yang baru.
Baca Lainnya :
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
"Sesuai laporan Babinsa Sertu Giri Utomo jembatan tersebut sebagai akses masyarakat tani yang akan ke ladang meskipun hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki," katanya.
Karena masih musim kemarau jembatan tersebut segera dilakukan agar memudahkan pengerjaan, karena sungai itu cukup deras ketika musim penghujan.
Terkait yang dilakukan oleh Anggotanya, Kapten Arh P Sihotang mengapresiasi, seperti itulah sejatinya Babinsa selaku aparat kewilayahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Membantu dan memberi solusi kepada masyarakatnya yang membutuhkan.
Dalam pengerjaan jembatan bambu tersebut di monitoring langsung oleh staf desa Kampung Bolang Dulpatah. ** (Nan)
















