- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
Api Mulai Mengecil, Pemkot Tambah 10 Armada Alat Berat Bantu Pemadaman di Rawa Kucing

Keterangan Gambar : Kebakaran di TPA Rawa Kucing sampai Sabtu Pagi (21/10/2023) masih berlangsung.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kebakaran di TPA Rawa Kucing sampai Sabtu Pagi (21/10/2023) masih berlangsung. Meskipun intensitas sudah berkurang, namun di beberapa titik masih ada kobaran api.
"Pagi ini masih ada beberapa titik api di TPA Rawa Kucing, terutama di pintu 3," ujar, Wali Kota Arief R. Wismansyah.
"Kondisinya sudah tidak separah kemarin siang dan tadi malam," imbuhnya.
Baca Lainnya :
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
Dan untuk meminimalisir potensi kebakaran yang membesar lagi, lanjut Arief, pihaknya telah menerjunkan 10 alat berat. Alat berat tersebut difungsikan untuk membantu pemadaman dan juga melokalisir titik api agar tidak menyebar.
"Ada 10 armada alat berat yang dikerahkan untuk membantu pemadaman," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas LH Kota Tangerang, Tihar, menjelaskan, sampai saat ini petugas gabungan, masih berada di lokasi untuk memadamkan titik api.
"Petugas kita masih bertahan, terus melakukan upaya pemadaman," ungkapnya.
"Semakin siang angin kan makin gede, kita khawatir apinya gede lagi, makanya alat berat dari pagi kami operasionalkan buat membantu pemadaman," paparnya. ** (Jhn)

















