- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Akibat Tongsor di Bumurejo Kesamben Kabupaten Blitar, 1 Orang Luka dan 3 dalam Pencarian Tim SAR

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Isak tangis dan duka mewarnai warga korban bencana tanah longor terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, akibat bencana tanah longsor ini 1 orang mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang atau dalam proses pencarian.
Kejadian tanah longsor ini terjadi pada Minggu (30/6/24) sekira pukul 16.00 WIB. Satu warga yang terluka tersebut bernama Anto (23), sedangkan 3 warga yang hilang yakni Gunawan, Jarianto, dan Mugiono.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, selain melukai seorang warga dan 3 lainnya yang hilang. Bencana tanah longsor ini juga merusak sebuah kandang ayam milik Gunawan yang berada di lokasi kejadian
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
"Menimpa kandang ayam pedaging yang dilokasi tersebut terdapat 3 (tiga) pekerja kandang dan tertimpa tanah longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto dalam keterangannya. Minggu, (30/6/24).
Ivong mengatakan saat ini pihak BPBD dan juga TNI-Polri masih berupaya melakukan proses pencarian terhadap 3 korban yang dinyatakan hilang. Tim gabungan juga telah memulai proses evakuasi terhadap bencana tanah longsor ini.

"BPBD Kabupaten Blitar menurunkan 20 personel dengan peralatan lengkap dan melaksanakan koordinasi dengan lintas sector (TNI, POLRI dan BASARNAS) terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," ungkapnya.
Sementara itu, Ivong menambahkan, tim gabungan juga telah membersihkan material-material pasca bencana tanah longsor ini. Proses pembersihan pun memggunakan alat berat maupun manual dari tim gabungan.
"Melakukan pembersihan material tanah longsor, melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat, bantuan 1 (satu) alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," pungkasnya. (za/mp)









.jpg)






