- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
Akibat Tongsor di Bumurejo Kesamben Kabupaten Blitar, 1 Orang Luka dan 3 dalam Pencarian Tim SAR

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Isak tangis dan duka mewarnai warga korban bencana tanah longor terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, akibat bencana tanah longsor ini 1 orang mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang atau dalam proses pencarian.
Kejadian tanah longsor ini terjadi pada Minggu (30/6/24) sekira pukul 16.00 WIB. Satu warga yang terluka tersebut bernama Anto (23), sedangkan 3 warga yang hilang yakni Gunawan, Jarianto, dan Mugiono.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, selain melukai seorang warga dan 3 lainnya yang hilang. Bencana tanah longsor ini juga merusak sebuah kandang ayam milik Gunawan yang berada di lokasi kejadian
Baca Lainnya :
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
"Menimpa kandang ayam pedaging yang dilokasi tersebut terdapat 3 (tiga) pekerja kandang dan tertimpa tanah longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto dalam keterangannya. Minggu, (30/6/24).
Ivong mengatakan saat ini pihak BPBD dan juga TNI-Polri masih berupaya melakukan proses pencarian terhadap 3 korban yang dinyatakan hilang. Tim gabungan juga telah memulai proses evakuasi terhadap bencana tanah longsor ini.

"BPBD Kabupaten Blitar menurunkan 20 personel dengan peralatan lengkap dan melaksanakan koordinasi dengan lintas sector (TNI, POLRI dan BASARNAS) terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," ungkapnya.
Sementara itu, Ivong menambahkan, tim gabungan juga telah membersihkan material-material pasca bencana tanah longsor ini. Proses pembersihan pun memggunakan alat berat maupun manual dari tim gabungan.
"Melakukan pembersihan material tanah longsor, melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat, bantuan 1 (satu) alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," pungkasnya. (za/mp)


.jpg)

.jpg)
.jpg)



.jpg)






