- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Utang Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
- Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Pelaku Jambret Ponsel Milik WNA Jerman
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Akibat Tongsor di Bumurejo Kesamben Kabupaten Blitar, 1 Orang Luka dan 3 dalam Pencarian Tim SAR

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Isak tangis dan duka mewarnai warga korban bencana tanah longor terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, akibat bencana tanah longsor ini 1 orang mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang atau dalam proses pencarian.
Kejadian tanah longsor ini terjadi pada Minggu (30/6/24) sekira pukul 16.00 WIB. Satu warga yang terluka tersebut bernama Anto (23), sedangkan 3 warga yang hilang yakni Gunawan, Jarianto, dan Mugiono.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, selain melukai seorang warga dan 3 lainnya yang hilang. Bencana tanah longsor ini juga merusak sebuah kandang ayam milik Gunawan yang berada di lokasi kejadian
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Utang Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
"Menimpa kandang ayam pedaging yang dilokasi tersebut terdapat 3 (tiga) pekerja kandang dan tertimpa tanah longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto dalam keterangannya. Minggu, (30/6/24).
Ivong mengatakan saat ini pihak BPBD dan juga TNI-Polri masih berupaya melakukan proses pencarian terhadap 3 korban yang dinyatakan hilang. Tim gabungan juga telah memulai proses evakuasi terhadap bencana tanah longsor ini.

"BPBD Kabupaten Blitar menurunkan 20 personel dengan peralatan lengkap dan melaksanakan koordinasi dengan lintas sector (TNI, POLRI dan BASARNAS) terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," ungkapnya.
Sementara itu, Ivong menambahkan, tim gabungan juga telah membersihkan material-material pasca bencana tanah longsor ini. Proses pembersihan pun memggunakan alat berat maupun manual dari tim gabungan.
"Melakukan pembersihan material tanah longsor, melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat, bantuan 1 (satu) alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," pungkasnya. (za/mp)















