- Sosok Mohammad Novianto, Pebisnis Landscape Muda yang Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Lamongan
- Fauzi Arfan Resmi Jadi Ketum AASI Periode 2026 - 2029
- Polisi Pastikan Tak Ada Korban Tewas Akibat Senpi, Tragedi Berdarah Di Teweh Timur
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
Warga RW 10 Desa Gelam Jaya Perbaiki Sendiri Drainase yang Sudah Lama Ambrol dan Terabaikan

Keterangan Gambar : warga memperbaiki drainase jalur utama yang melintasi wilayah RW 10 Desa Gelam Jaya, Kec. Pasar Kemis,
MEGAPOLITANPOS.COM, Kab. Tangerang - Ketua RW 10 Dudi Kurniawan bersama warga memperbaiki drainase jalur utama yang melintasi wilayah RW 10 Desa Gelam Jaya, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang. Hal tersebut dilakukan guna mengurangi dampak banjir yang sering dialami oleh warga setempat ketika musim penghujan tiba.
Meskipun membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun Dudi Kurniawan optimis pekerjaan tersebut tetap harus segera dilaksanakan. Dengan biaya swadaya yang diperoleh dari sumbangan warga serta tokoh masyarakat yang mempunyai rasa kepedulian terhadap lingkungan, akhirnya pekerjaan perbaikan drainase yang sudah bertahun-tahun ambrol tersebut dapat dilaksanakan.
"Perbaikan tanggul drainase yang sudah lama ambrol itu mau tidak mau ya harus segera diperbaiki. Soal biaya dari mana? Ya optimis saja-lah, selama niat kita baik untuk lingkungan dan masyarakat, pasti ada beberapa pihak yang peduli memberi bantuan suka rela," tegas Dudi saat dihubungi (20/06).
Baca Lainnya :
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Bersyukur Masih Bisa Urus Pertanahan di Hari Libur
- Tanggapi Perampasan Kendaraan, Kapolsek Pasar Kemis Siap Brantas Premanisme
Lebih lanjut ia mengatakan, ambrolnya tanggul drainase dijalur utama mengakibatkan tersumbatnya aliran air dari perumahan Elok Tangerang, Kelurahan Kuta Jaya yang melintasi wilayah Desa Gelam Jaya untuk menuju ke hilir. Terlebih menumpuknya sampah di drainase tersebut menambah parah terhambatnya aliran air, sehingga ketika musim penghujan tak dapat dihindari air tumpah menggenangi jalan bahkan masuk ke perumahan warga.
"Kalau menunggu pemerintah turun tangan, kapan? Tanggul drainase itu sudah lama ambrol dari semenjak pejabat lama sampai dengan sekarang pejabat baru, baik pejabat di Pemerintahan Desa Gelam Jaya, pejabat Pemeritahan di Kelurahan Kuta Jaya maupun pejabat di Kecamatan Pasar Kemis silih berganti namun perbaikan tanggul yang ambrol tersebut belum tersentuh," paparnya.

Dudi pun selaku Ketua RW 10 mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dengan suka rela memberikan sumbamgan untuk memperbaiki tanggul drainase yang ambrol. Sumbangan tersebut akan dipergunakan sepenuhnya untuk perbaikan tanggul yang ambrol, bahkan sekaligus untuk merapikan di area sekitar drainase agar lebih indah dan tidak ada lagi tumpukan sampah di aliran drainase tersebut.
"Terima kasih yang luar biasa saya ucapkan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi secara suka rela untuk membangun tanggul yang jebol. Bukan saja warga RW 10, melainkan warga diluar RW 10 pun juga ikut menyumbang. Bahkan ada juga sumbangan dari beberapa Caleg yang hendak ikut berkompetisi di pemilu 2024 mendatang. Terima kasih bapak dan ibu calon dewan yang sudah peduli terhadap lingkungan, semoga semua sukses dalam kompetisi pemilu di tahun depan dan dapat menjadi pejabat yang amanah terhadap kepentingan rakyat," ucapnya.
Selain itu, masih kata Dudi, dengan dimulainya pekerjaan perbaikan tanggul saluran air yang ambrol ini, ia berharap ada kepedulian dari pemerintah setempat untuk ikut turun meninjau lokasi dan melakukan apa yang dapat pemerintah lakukan untuk perbaikan drainase ini. Semoga pihak pemerintah desa, kecamatan dan bahkan pemerintah kabupaten dapat turun membantu apa yang menjadi keluhan masyarakat.
"Saya berharap, selama pekerjaan ini dimulai, ada kepedulian dari pemerintahan setempat untuk turun membantu. Saya yakin jika pemerintah membantu, kualitas perbaikannya dapat ditingkatkan. Sehingga bangunannya lebih kuat dan area lokasi tersebut lebih indah dan rapi," ungkapnya. ** (Jhn)

















