- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
Warga RW 10 Desa Gelam Jaya Perbaiki Sendiri Drainase yang Sudah Lama Ambrol dan Terabaikan

Keterangan Gambar : warga memperbaiki drainase jalur utama yang melintasi wilayah RW 10 Desa Gelam Jaya, Kec. Pasar Kemis,
MEGAPOLITANPOS.COM, Kab. Tangerang - Ketua RW 10 Dudi Kurniawan bersama warga memperbaiki drainase jalur utama yang melintasi wilayah RW 10 Desa Gelam Jaya, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang. Hal tersebut dilakukan guna mengurangi dampak banjir yang sering dialami oleh warga setempat ketika musim penghujan tiba.
Meskipun membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun Dudi Kurniawan optimis pekerjaan tersebut tetap harus segera dilaksanakan. Dengan biaya swadaya yang diperoleh dari sumbangan warga serta tokoh masyarakat yang mempunyai rasa kepedulian terhadap lingkungan, akhirnya pekerjaan perbaikan drainase yang sudah bertahun-tahun ambrol tersebut dapat dilaksanakan.
"Perbaikan tanggul drainase yang sudah lama ambrol itu mau tidak mau ya harus segera diperbaiki. Soal biaya dari mana? Ya optimis saja-lah, selama niat kita baik untuk lingkungan dan masyarakat, pasti ada beberapa pihak yang peduli memberi bantuan suka rela," tegas Dudi saat dihubungi (20/06).
Baca Lainnya :
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
Lebih lanjut ia mengatakan, ambrolnya tanggul drainase dijalur utama mengakibatkan tersumbatnya aliran air dari perumahan Elok Tangerang, Kelurahan Kuta Jaya yang melintasi wilayah Desa Gelam Jaya untuk menuju ke hilir. Terlebih menumpuknya sampah di drainase tersebut menambah parah terhambatnya aliran air, sehingga ketika musim penghujan tak dapat dihindari air tumpah menggenangi jalan bahkan masuk ke perumahan warga.
"Kalau menunggu pemerintah turun tangan, kapan? Tanggul drainase itu sudah lama ambrol dari semenjak pejabat lama sampai dengan sekarang pejabat baru, baik pejabat di Pemerintahan Desa Gelam Jaya, pejabat Pemeritahan di Kelurahan Kuta Jaya maupun pejabat di Kecamatan Pasar Kemis silih berganti namun perbaikan tanggul yang ambrol tersebut belum tersentuh," paparnya.

Dudi pun selaku Ketua RW 10 mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dengan suka rela memberikan sumbamgan untuk memperbaiki tanggul drainase yang ambrol. Sumbangan tersebut akan dipergunakan sepenuhnya untuk perbaikan tanggul yang ambrol, bahkan sekaligus untuk merapikan di area sekitar drainase agar lebih indah dan tidak ada lagi tumpukan sampah di aliran drainase tersebut.
"Terima kasih yang luar biasa saya ucapkan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi secara suka rela untuk membangun tanggul yang jebol. Bukan saja warga RW 10, melainkan warga diluar RW 10 pun juga ikut menyumbang. Bahkan ada juga sumbangan dari beberapa Caleg yang hendak ikut berkompetisi di pemilu 2024 mendatang. Terima kasih bapak dan ibu calon dewan yang sudah peduli terhadap lingkungan, semoga semua sukses dalam kompetisi pemilu di tahun depan dan dapat menjadi pejabat yang amanah terhadap kepentingan rakyat," ucapnya.
Selain itu, masih kata Dudi, dengan dimulainya pekerjaan perbaikan tanggul saluran air yang ambrol ini, ia berharap ada kepedulian dari pemerintah setempat untuk ikut turun meninjau lokasi dan melakukan apa yang dapat pemerintah lakukan untuk perbaikan drainase ini. Semoga pihak pemerintah desa, kecamatan dan bahkan pemerintah kabupaten dapat turun membantu apa yang menjadi keluhan masyarakat.
"Saya berharap, selama pekerjaan ini dimulai, ada kepedulian dari pemerintahan setempat untuk turun membantu. Saya yakin jika pemerintah membantu, kualitas perbaikannya dapat ditingkatkan. Sehingga bangunannya lebih kuat dan area lokasi tersebut lebih indah dan rapi," ungkapnya. ** (Jhn)









.jpg)







