- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Wali Kota Tangerang Ajak Warga Perkuat Sinergi dan Wujudkan Kota Berkah dengan Nilai-Nilai Qurani

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin membuka Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Kecamatan Benda. Sabtu (26/07/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi dalam membangun Kota Tangerang yang cerdas, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Benda, Sabtu (26/07/2025), yang diikuti oleh 131 peserta dari berbagai kelurahan.
"Mewujudkan kota yang ideal membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kolaborasi seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Ketua MUI Periuk Yang Baru KH.Muhammad Yasin ,S.Pd Silaturahmi Ke Empat Tokoh Masyarakat
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
Sachrudin, juga menekankan pentingnya pendidikan dan pengawasan sosial terhadap anak-anak, baik di sekolah, pesantren, maupun di lingkungan rumah. Menurutnya, kecerdasan dan kesehatan anak tidak hanya ditentukan oleh sistem pendidikan, tetapi juga oleh perhatian dan pengawasan orang tua serta tokoh masyarakat.
"Anak-anak kita butuh pendampingan. Pendidikan yang baik harus dibarengi dengan kepedulian lingkungan sekitar,” tambahnya.
Isu kesehatan masyarakat turut menjadi sorotan. Sachrudin, mengingatkan bahwa kesehatan yang sering dianggap sepele justru berpengaruh besar terhadap kualitas hidup dan pelaksanaan ibadah.
Di sisi lain, persoalan sampah yang berkontribusi pada banjir dan pencemaran lingkungan juga menjadi perhatian serius. Ia mendorong masyarakat untuk aktif memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
"Sampah bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bisa menjadi sumber ekonomi. Kita punya bank sampah, gerakan sedekah sampah setiap Jumat. Ini bentuk nyata gotong royong warga,” tuturnya.
Wali kota, menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan religius.
"Jika nilai-nilai Qur’ani kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah akan lahir keluarga yang sakinah, masyarakat yang rukun, dan kota yang penuh berkah. Kota Tangerang adalah rumah kita bersama,” pungkasnya. ** (Jhn)

















