- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Stigma bahwa aspirasi masyarakat hanya berakhir di atas kertas mulai terpatahkan. Di Kabupaten Majalengka, suara warga kini benar-benar menjelma menjadi proyek nyata bernilai miliaran rupiah.
Di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 5, sejumlah pembangunan infrastruktur strategis mulai direalisasikan mulai dari jalan penghubung hingga jembatan vital yang selama ini menjadi keluhan warga.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja, melontarkan pesan tegas yang sekaligus menjadi tantangan bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
"Jangan ragu menyampaikan aspirasi. Kami kawal sampai terealisasi," tegasnya. Kamis, (02/07/2026)
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Data realisasi menunjukkan deretan proyek dengan anggaran besar telah berjalan, di antaranya :
Akses Polman sekitar Rp 15 miliar
Jalan Tonjong - Jatiwangi sekitar Rp 12 miliar
Jalan Bantarujeg - Malausma sekitar Rp 6,8 miliar
Jembatan Cijurey sekitar Rp 19 miliar
Jembatan Cimangguhilir sekitar Rp 19 miliar
Jalan Cikaracak sekitar Rp 10 miliar
Nilai totalnya bukan angka kecil. Lebih dari itu, proyek-proyek tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi warga mampu menembus proses panjang kebijakan jika dikawal serius.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin pembangunan sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Ini amanah rakyat. Kami pastikan setiap aspirasi dikawal ketat agar pelaksanaannya tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keberanian masyarakat untuk terus bersuara.
"Kalau masyarakat diam, pembangunan bisa meleset. Tapi kalau aspirasi kuat, kami punya pijakan untuk memperjuangkannya sampai tuntas," tambahnya.
Kini, pesan itu semakin jelas aspirasi bukan lagi formalitas. Di Majalengka, suara warga mulai berubah menjadi jalan, jembatan, dan akses kehidupan yang lebih baik.
Dan satu hal yang mulai terbukti ketika rakyat bersuara dan wakilnya benar-benar bekerja, pembangunan bukan lagi janji. Tapi kenyataan. ** (Agit)
















