- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
- Koramil 03/Serpong Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantu Warga Kademangan dan Setu.
- 66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang.
- Pemprov DKI Cairkan KAJ, KLJ, dan KPDJ untuk 216.993 Penerima, Justin PSI Minta Penyaluran Bansos Tepat Sasaran.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif

Keterangan Gambar : Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembekalan keterampilan bagi para penerima manfaat klaim BPJS Ketenagakerjaan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan bagi Penerima Manfaat Klaim BPJS Ketenagakerjaan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Senin (29/6/2026).
Dalam sambutannya, Sachrudin, menegaskan bahwa perlindungan sosial ketenagakerjaan tidak cukup hanya memberikan santunan ketika risiko pekerjaan terjadi. Lebih dari itu, perlindungan sosial harus mampu menjadi sarana pemberdayaan melalui peningkatan kompetensi agar para penerima manfaat dapat kembali produktif dan mandiri.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi Digital BPJS Ketenagakerjaan Lewat Zoom, Dwi Paparkan Manfaat Program Lapak Asik
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Ribuan Atlet Basket Kota Tangerang Terproteksi BPJS Ketenagakerjaan
"Perlindungan sosial ketenagakerjaan tidak berhenti pada pemberian santunan. Yang terpenting adalah bagaimana para penerima manfaat memiliki bekal keterampilan, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh kesempatan untuk kembali bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri," ujar Sachrudin.
Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan langkah nyata untuk mempersiapkan para peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Dengan keterampilan yang semakin baik, para penerima manfaat diharapkan mampu beradaptasi, meningkatkan daya saing, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi diri dan keluarganya.
"Bapak dan ibu tidak memulai dari nol. Semua memiliki pengalaman dan semangat kerja yang menjadi modal berharga. Melalui pelatihan ini, kemampuan tersebut diperkuat agar semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri," katanya.
Sachrudin, juga menegaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Pada tahun 2026, sebanyak 22.865 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan pembiayaan iuran yang ditanggung melalui APBD Kota Tangerang.
Program tersebut mencakup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja sektor informal, pekerja harian, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap risiko pekerjaan.
"Kami ingin perlindungan sosial benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kompetensi, membangun kemandirian, dan membuka peluang agar masyarakat dapat terus berkarya serta meningkatkan kesejahteraannya," jelas Sachrudin.
Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan setiap materi yang diberikan sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas diri.
"Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Tangerang," tutup Sachrudin.




.jpg)






.jpg)




