- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono melaksanakan ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama jajaran Kementerian Koperasi (Kemenkop), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melaksanakan ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.
Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa Bung Hatta bukan hanya dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga sebagai Bapak Koperasi Indonesia yang telah meletakkan fondasi penting bagi perkembangan koperasi nasional.
"Kehadiran kami di Makam Bung Hatta dan juga di makam Ibu Rahmi Hatta adalah untuk mengingatkan kembali perjuangan beliau. Bagi kami, seluruh perjuangan dan cita-cita dari Bung Hatta meski beliau telah tiada namun akan tetap kita lanjutkan," ujar Ferry Juliantono usai berziarah.
Baca Lainnya :
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Konflik Lama Tanah Ulayat Picu Bentrokan di Flores Timur, Bukan Karena Program Pemerintah
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, para pejabat tinggi madya dan pratama Kemenkop, jajaran direksi LPDB Koperasi, serta pengurus Dekopin.
Menurut Ferry, semangat, kesederhanaan, dan keberpihakan Bung Hatta kepada rakyat melalui koperasi harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan koperasi di Indonesia. Ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan cita-cita Bung Hatta.
"Beliau selain sebagai proklamator juga termasuk di antara tokoh yang merintis terbentuknya koperasi dan ikut merumuskan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pasal 33. Karena itu kita wajib menghormati jasa dan perjuangan beliau," tegasnya.
Ferry juga mengungkapkan bahwa puncak peringatan Harkopnas ke-79 akan digelar pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, dan direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto serta sekitar 20 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, peringatan tersebut menjadi penanda dimulainya Gerakan Koperasi Nasional yang lebih besar dan semakin masif.
Selain puncak Harkopnas, Kementerian Koperasi telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya fun run, bazar koperasi, dan kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said, Jakarta, pada 19 Juli 2026. Berbagai koperasi dari seluruh daerah akan menampilkan produk unggulannya agar semakin dikenal masyarakat.
Pada 26 Juli 2026, Kemenkop bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya juga akan melaksanakan peletakan batu pertama renovasi Gedung Kongres Koperasi, lokasi bersejarah penyelenggaraan Kongres Koperasi pertama di Indonesia. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat aktivitas koperasi nasional.
Selanjutnya, pada 29 Juli 2026, Kementerian Koperasi akan menggelar Koperasi Award di Jakarta sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh, daerah, dan insan koperasi yang dinilai berjasa dalam memajukan gerakan koperasi di Indonesia.
Ferry menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi titik awal kebangkitan Gerakan Koperasi Nasional yang diperkuat melalui program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Koperasi bukan hanya pelengkap, tetapi harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi rakyat," tegas Ferry.
Ia menambahkan, koperasi harus kembali mengambil peran strategis di sektor produksi, distribusi, industri, hingga perkreditan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(AS/MP).

















