- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono melaksanakan ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama jajaran Kementerian Koperasi (Kemenkop), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melaksanakan ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.
Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa Bung Hatta bukan hanya dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga sebagai Bapak Koperasi Indonesia yang telah meletakkan fondasi penting bagi perkembangan koperasi nasional.
"Kehadiran kami di Makam Bung Hatta dan juga di makam Ibu Rahmi Hatta adalah untuk mengingatkan kembali perjuangan beliau. Bagi kami, seluruh perjuangan dan cita-cita dari Bung Hatta meski beliau telah tiada namun akan tetap kita lanjutkan," ujar Ferry Juliantono usai berziarah.
Baca Lainnya :
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Konflik Lama Tanah Ulayat Picu Bentrokan di Flores Timur, Bukan Karena Program Pemerintah
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, para pejabat tinggi madya dan pratama Kemenkop, jajaran direksi LPDB Koperasi, serta pengurus Dekopin.
Menurut Ferry, semangat, kesederhanaan, dan keberpihakan Bung Hatta kepada rakyat melalui koperasi harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan koperasi di Indonesia. Ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan cita-cita Bung Hatta.
"Beliau selain sebagai proklamator juga termasuk di antara tokoh yang merintis terbentuknya koperasi dan ikut merumuskan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pasal 33. Karena itu kita wajib menghormati jasa dan perjuangan beliau," tegasnya.
Ferry juga mengungkapkan bahwa puncak peringatan Harkopnas ke-79 akan digelar pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, dan direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto serta sekitar 20 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, peringatan tersebut menjadi penanda dimulainya Gerakan Koperasi Nasional yang lebih besar dan semakin masif.
Selain puncak Harkopnas, Kementerian Koperasi telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya fun run, bazar koperasi, dan kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said, Jakarta, pada 19 Juli 2026. Berbagai koperasi dari seluruh daerah akan menampilkan produk unggulannya agar semakin dikenal masyarakat.
Pada 26 Juli 2026, Kemenkop bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya juga akan melaksanakan peletakan batu pertama renovasi Gedung Kongres Koperasi, lokasi bersejarah penyelenggaraan Kongres Koperasi pertama di Indonesia. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat aktivitas koperasi nasional.
Selanjutnya, pada 29 Juli 2026, Kementerian Koperasi akan menggelar Koperasi Award di Jakarta sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh, daerah, dan insan koperasi yang dinilai berjasa dalam memajukan gerakan koperasi di Indonesia.
Ferry menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi titik awal kebangkitan Gerakan Koperasi Nasional yang diperkuat melalui program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Koperasi bukan hanya pelengkap, tetapi harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi rakyat," tegas Ferry.
Ia menambahkan, koperasi harus kembali mengambil peran strategis di sektor produksi, distribusi, industri, hingga perkreditan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(AS/MP).




.jpg)
.jpg)











