- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Ucapkan Bela Sungkawa, Kapolres Jakbar Sambangi Rumah Ustadz di Kebon Jeruk yang Tewas Ditikam

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Barat - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mendatangi rumah duka Almarhumah Ustaz Saidi (72) imam musola di Kebon Jeruk yang ditikam orang tak dikenal (OTK) hingga tewas.
Syahduddi didampingi anggota mengunjungi rumah duka dengan maksud menyampaikan bela sungkawa, juga sekaligus melihat situasi dan kondisi di lokasi kejadian.
"Sekaligus mendampingi penyidik dalam rangka mengambil kembali bukti-bukti pendukung untuk mengungkap peristiwa ini," Katanya di lokasi, Kamis 23/5/2024.
Baca Lainnya :
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
- Polda Metro Jaya–FWP Gandeng PWI Jaya Gelar UKW, Wujudkan Wartawan Profesional di Lingkungan Kepolisian
- Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Metro Dapat Pujian dari Warga, Dinilai Cepat dan Ramah
Syahduddi menerangkan dalam kasus pembunuhan ini sebanyak 22 saksi telah dilakukan pemeriksaan. Sampai saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan penyidik gabungan.
Kekinian, penyidik telah menemukan titik terang yakni mengantongi identitas terduga pelaku penusukan yang merupakan orang tak dikenal itu.
"Kita sudah menyebar sketsa wajah dari terduga pelaku. Penyidik sudah mengirim ke semua khalayak. Kita sudah lampirkan ciri-ciri wajah baik dari bentuk rambut kemudian atribut yang digunakan seperti kemeja termasuk kalung," Tukasnya.
Sementara, anak korban, Saanih (52) berharap pihak Kepolisian dapat segera menangkap terduga pelaku penusukan ayahnya.
"Saya berharap sih cepat ketangkap. Soalnya memang sudah benar-benar bikin cemas warga sini juga," Ucapnya dengan raut wajah sedih.
Saanih menuturkan, mendiang ayahnya merupakan pribadi yang baik. Kesehariannya yakni hanya untuk beribadah, sesekali mengurusi rumah tangga keluarganya.
"Sehari-hari ya ibadah. Kan kebetulan Almarhum juga imam Musola, terus paling ya buka warung sama nyiramin tanaman," Tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang Ustaz bernama Saidi tewas ditikam saat hendak melaksanakan solat subuh di kawasan Pesing Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis 16 Mei 2024.
Saidi merupakan sesepuh di wilayah tersebut yang juga sebagai imam musola di lingkungan.
Menurut jemaah musola, Supriyadi, saat itu ia dan para jemaah lain hendak melakukan solat subuh berjamaah di musola.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















