- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Stok Gas 3 Kg di Kabupaten Tangerang Cukup

Keterangan Gambar : Gas 3 kg di Kabupaten Tangerang cukup
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Terkait ada kabar yang menyatakan gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan di Kabupaten Tangerang dibantah oleh penfusaha pangkalan dan Hiswana Migas Tangerang Raya.
Sri Bintari pelaku usaha Pangkalan di Kecamatan Tigaraksa mengatakan Kamis (27/7/23), gas ditempatnya tidak mengalami kelangkaan, suplai gas melon 3kg cukup.
"Memang saya dikiriminya 1 minggu sekali, tapi selama ini cukup kok, dan tidak langka seperti yang di isukan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
Sementara H Hendro Kabud gas 3 kg Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya berdasarkan investigasi dan cek d lapangan dr Satgas Hiswana Migas Tangerang Raya ke beberapa agen dan pangkalan yang mana daerah tersebut, diberitakan oleh salah satu media nasional mengalami kelangkaan gas elpiji 3kg adalah tdk benar.
"Kami Hiswsna Migas selalu memantau kondisi di lapangan setiap daerah se-Tanherang Raya. Kami bisa pantau melalui data yang ada, semua daerah sudah ada maping pangkalan dan kouta elpijinya," jelasnya.
Masih kata Hendro jadi karena ini barang subsidi Pemerintah, distribusinya pun harus jelas.
"Maka kami menghimbau kepada pihak-pihak terkait agar bertanya tentang stock elpiji 3kg, kepada agen atau pangkalan yang resmi, agar tidak terjadi mis komunikasi," tururnya.Jhn












.jpg)




