- Sosok Mohammad Novianto, Pebisnis Landscape Muda yang Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Lamongan
- Fauzi Arfan Resmi Jadi Ketum AASI Periode 2026 - 2029
- Polisi Pastikan Tak Ada Korban Tewas Akibat Senpi, Tragedi Berdarah Di Teweh Timur
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
Stok Gas 3 Kg di Kabupaten Tangerang Cukup

Keterangan Gambar : Gas 3 kg di Kabupaten Tangerang cukup
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Terkait ada kabar yang menyatakan gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan di Kabupaten Tangerang dibantah oleh penfusaha pangkalan dan Hiswana Migas Tangerang Raya.
Sri Bintari pelaku usaha Pangkalan di Kecamatan Tigaraksa mengatakan Kamis (27/7/23), gas ditempatnya tidak mengalami kelangkaan, suplai gas melon 3kg cukup.
"Memang saya dikiriminya 1 minggu sekali, tapi selama ini cukup kok, dan tidak langka seperti yang di isukan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
Sementara H Hendro Kabud gas 3 kg Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya berdasarkan investigasi dan cek d lapangan dr Satgas Hiswana Migas Tangerang Raya ke beberapa agen dan pangkalan yang mana daerah tersebut, diberitakan oleh salah satu media nasional mengalami kelangkaan gas elpiji 3kg adalah tdk benar.
"Kami Hiswsna Migas selalu memantau kondisi di lapangan setiap daerah se-Tanherang Raya. Kami bisa pantau melalui data yang ada, semua daerah sudah ada maping pangkalan dan kouta elpijinya," jelasnya.
Masih kata Hendro jadi karena ini barang subsidi Pemerintah, distribusinya pun harus jelas.
"Maka kami menghimbau kepada pihak-pihak terkait agar bertanya tentang stock elpiji 3kg, kepada agen atau pangkalan yang resmi, agar tidak terjadi mis komunikasi," tururnya.Jhn

















