- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Keterangan Gambar : Sosialisasi Bahaya Narkoba di sekolah
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di kalangan generasi muda terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka turun langsung ke lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan berlangsung di SMPN 1 Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Kamis (30/4/2026), sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Puluhan siswa dan tenaga pendidik mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Sosialisasi dipimpin oleh Kaur Min Sat Narkoba Polres Majalengka, Ipda Dodo, bersama jajaran anggota, serta didukung Ketua Penggiat Anti Narkoba (PANI).
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Dalam pemaparannya, Ipda Dodo menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai benteng awal pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan pentingnya keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penggunaan zat terlarang.
"Generasi muda harus punya kesadaran dan keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba. Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga masa depan," tegasnya.
Para peserta juga dibekali pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap.
Sementara itu, Ketua PANI mengajak para siswa untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Ia mendorong pelajar untuk menyebarkan edukasi positif dan turut mengawasi potensi peredaran narkoba di sekitar mereka.
Langkah edukatif ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini, sehingga para pelajar tidak hanya terlindungi, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan sosialisasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi preventif, demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman narkotika. ** (Agit)












1.jpg)




