- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Retreat Berakhir, Mentan-Wamentan Ungkap Kesan Selama di AKMIL Magelang

Keterangan Gambar : Mentan Amran saat meninggalkan Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Magelang– Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan kesannya setelah merampungkan retreat Kabinet Merah Putih.
“Luar biasa, kompak, Kabinet Merah Putih kompak,” kata Mentan Amran saat meninggalkan Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).
Amran menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya menguatkan kebersamaan antara pejabat di Kabinet Merah Putih, tetapi juga memantapkan komitmen untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
Baca Lainnya :
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026

“Pembekalan ini menegaskan kembali komitmen untuk bekerja dengan hati dan penuh integritas, serta kekompakan di bawah komando Presiden Prabowo,” ujarnya.
Sepakat dengan Mentan Amran, Wamentan Sudaryono mengaku menjadi semakin bersemangat untuk menjalankan pemerintahan yang mengabdi kepada kepentingan rakyat. Salah satunya mewujudkan gagasan besar untuk swasembada pangan.
“Kita dapat pengarahan Presiden, di sini kita benar-benar fokus dan kompak. Kami siap menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran. Semangat, swasembada, swasembada, tidak bisa ditawar,” jelasnya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran pejabat di Kabinet Merah Putih untuk mengikuti pembekalan selama tiga hari. Kegiatan retreat menekankan pentingnya kebersamaan, disiplin, dan kesatuan visi antara para menteri di Kabinet Merah Putih.
Dalam berbagai kesempatan selama di AKMIL Magelang, Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono terlihat sering bersama dan berdiskusi serius di sela-sela kegiatan. Kekompakan dan kebersamaan punggawa kementerian yang mengurusi produksi pangan rakyat Indonesia ini, kerap kali menjadi sorotan para menteri lainnya. “Wah Menteri dan Wamen nya kompak nih pertanian. Naik mobil (golf car) aja barengan,” celetuk salah satu menteri Kabinet Merah Putih.
Di tengah suasana diskusi dan evaluasi, keduanya menunjukkan kerja sama yang solid, mencerminkan keharmonisan dalam upaya bersama membangun sektor pertanian Indonesia.
Menggunakan pakaian safari dengan warna senada, dihari kedua pelaksaaan Retreat di Magelang ini, Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono tidak hanya terekam aktif berdiskusi, tetapi juga berkolaborasi dengan semangat yang positif.
“Pokoknya mantap lah ini,” ujar Mentan Amran, tersenyum puas saat berbicara tentang rangkaian kegiatan retreat yang berlangsung dengan lancar. Tidak lama setelah itu, Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menimpali dengan penuh semangat, “Gas pol rem blong gitu aja, Pak ya!”
Kekompakan ini menegaskan betapa solidnya kepemimpinan Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono dalam mengemban visi untuk memajukan sektor pertanian. Lewat acara ini, keduanya tidak hanya memperkuat komunikasi dan koordinasi, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus mempercepat inovasi dan pencapaian di bidang pertanian demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)





.jpg)






