- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau

Keterangan Gambar : Doa berama
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Keheningan menyelimuti halaman Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Sabtu (19/9/2026) malam.
Para wartawan PWI Majalengka bersama perwakilan TNI-Polri dan seniman menggelar Munajat dan Mengheningkan Cipta untuk Jurnalis Korban Erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas PWI Majalengka terhadap delapan orang yang hilang saat menjalankan tugas di kawasan Gunung Anak Krakatau, terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru speedboat.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Suasana semakin khidmat ketika seniman teater Ocky Sandi membacakan puisi, dilanjutkan istighosah dan doa bersama.
PWI Majalengka : Jurnalis Punya Risiko Besar
Ketua PWI Majalengka Pardi Supardi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali besarnya risiko yang dihadapi wartawan ketika menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
"Makna yang kita bisa ambil dari kegiatan ini adalah bagaimana tugas seorang jurnalis itu sangat berat dan juga bisa mengancam nyawa," kata Pardi di kegiatan tersebut.
Menurut Pardi, wartawan tetap dituntut profesional dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Namun, keselamatan harus menjadi perhatian, terutama saat melakukan peliputan di wilayah berisiko.
Ia berharap peristiwa tersebut tidak menyurutkan semangat insan pers dalam menjalankan tugas.
Sebaliknya, kejadian tersebut menjadi pengingat agar profesionalisme jurnalistik selalu dibarengi dengan kewaspadaan dan keselamatan.
Doa untuk Delapan Orang yang Belum Pulang
Delapan orang yang hilang terdiri dari M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Donal Husni, jurnalis lepas.
Sementara tiga kru speedboat yakni Warta atau Surahman sebagai kapten, Sukarman atau Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.
Mereka dilaporkan hilang kontak pada 7 September 2026 ketika menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan.
Operasi pencarian dilakukan selama 10 hari. Namun hingga operasi resmi dihentikan, keberadaan mereka belum ditemukan.
Kapolsek Majalengka Kota Iptu Piki turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk solidaritas. Ia berharap delapan orang yang hilang segera mendapat titik terang dan keluarga yang menunggu diberi kekuatan.
Kehadiran unsur TNI-Polri dan seniman semakin memperkuat pesan solidaritas dalam munajat tersebut.
Bagi PWI Majalengka, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik berita yang diterima masyarakat, terdapat perjuangan dan risiko yang dihadapi wartawan di lapangan.
Malam itu, PWI Majalengka tidak sedang mengejar berita. Mereka berhenti sejenak, menundukkan kepala, dan mengirimkan doa untuk rekan-rekan yang hingga kini belum kembali. ** (Agit)








.jpg)






