- Barito Selatan Beri Akses Sekolah Enuma ke 33 TK dan SD, Perkuat Pembelajaran Digital
- BKPRMI DKI Dorong Sertifikat Juara FASI Bisa untuk Jalur Prestasi
- Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
- Sekelompok Massa Geruduk HW Ambyar Senopati dan Bentangkan Spanduk Hormati Hari Santri
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan
- BRI Life Luncurkan Asuransi COZY, Premi Mulai Rp1.000 per Hari
- Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat sistem Keuangan
- Lima Poin Penting Bupati Dalam Rakor Camat dan Kepala Puskesmas se Barito Utara
- Demi Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam.
- Kejar Target 11 Program Unggulan dan 12 Prioritas, Bupati Minta Jajaran Bergerak Cepat
Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031
.jpg)
Keterangan Gambar : Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031
MEGAPOLITANPOS.COM, Jombang, — Presiden Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Penutupan Muktamar ke-35 NU tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dalam forum tersebut, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.
Gus Kikin memperoleh suara terbanyak dengan 472 suara.
Baca Lainnya :
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan
- Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah.
- Suswati : Hari Santri Nasional Bagian Intergral Wujudkan Generasi Muda yang Akhlaqul Kharimah.
- Danramil 01/Tgr Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.
- Direktur Tim HRI Alvin Bahar Puji Konsistensi Pembalap Muda Mereka
Saat menutup Muktamar, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan NU yang terpilih.
"Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih," kata Presiden Prabowo.
Presiden kemudian secara resmi menutup rangkaian Muktamar ke-35 NU.
"Pada siang hari ini, Senin, 31 Agustus 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama," ujar Prabowo.
Prabowo Terima KTA NU
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama.
KTA tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Penyerahan turut didampingi Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Prabowo menyebut pemberian KTA NU tersebut sebagai sebuah kehormatan besar.
Presiden bahkan memberikan perhatian khusus pada keterangan mengenai status keanggotaan yang tercantum pada kartu tersebut.
"Ini kehormatan besar bagi saya dan ini di sini, ada luar biasa lagi di sini. Di bawahnya disebut anggota seumur hidup. Ini luar biasa ini," kata Prabowo.
Pemberian KTA tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Prabowo Apresiasi Muktamar NU
Sebelumnya, kedatangan Presiden Prabowo di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas disambut oleh Gus Kikin, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, serta Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH Mohammad Hasib Wahab Chasbullah atau Gus Hasib.
Dalam sambutannya, Prabowo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung dalam suasana guyub, rukun, dan damai.
Menurut Prabowo, pelaksanaan Muktamar tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pendapat dan kompetisi dalam sebuah organisasi dapat berlangsung secara sehat tanpa menghilangkan semangat persaudaraan.
Presiden menilai NU telah memberikan contoh penting bagi masyarakat Indonesia mengenai bagaimana organisasi besar dapat menjalankan proses pergantian kepemimpinan melalui musyawarah secara tertib.
"Tapi saya kira NU memberi contoh kepada seluruh bangsa. Bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta, pesantrennya ribuan, kiainya puluhan ribu, tapi bisa melaksanakan Muktamar dengan sukses, dengan damai, dengan rukun," pungkasnya.
Dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031, Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi awal kepemimpinan baru PBNU untuk lima tahun mendatang.(AS/MP).

.jpg)

.jpg)





.jpg)






