- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM -Tangerang - Pemkab Barito Utara bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara menghadiri APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (27/08/2026).
Kegiatan dengan mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, berlangsung 27–29 Agustus 2026 dan dibuka oleh wakil Mentri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ajang strategis bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama ekonomi. Serta mempertemukan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dunia usaha, investor dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum promosi dan jejaring bisnis.
Dalam sambutannya, Bima Arya menegaskan bahwa expo tidak boleh berhenti sebatas pameran atau seremoni. Potensi daerah yang ditampilkan harus mampu dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang nyata, termasuk mempertemukan produk daerah dengan pasar dan investor.
Menurutnya, pemerintah daerah juga perlu mengenali kekuatan atau “DNA ekonomi” masing-masing daerah agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan
Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam APKASI Otonomi Expo 2026 tidak dilakukan secara spontan. Persiapan pameran dikoordinasikan langsung oleh instansi teknis daerah dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.
Salah satu tahapan penting dilakukan melalui Rapat Pemantapan dan Persiapan yang dilaksanakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Barito Utara bersama Sekretariat Daerah pada Jumat 31 Juli 2026.
Rapat koordinasi progres tersebut berlangsung di Ruang Rapat C Sekretariat Daerah Barito Utara dengan agenda mematangkan berbagai kebutuhan dan materi yang akan ditampilkan dalam pameran.
Persiapan tersebut mencakup pemetaan potensi unggulan daerah, materi promosi investasi, produk daerah serta berbagai informasi yang dinilai memiliki daya tarik bagi calon investor maupun mitra kerja sama.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Barito Utara Syahmiludin A Surapati mengatakan, keikutsertaan dalam AOE 2026 menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas promosi potensi Barito Utara sekaligus membuka akses terhadap peluang investasi.
“Kami mempersiapkan keikutsertaan ini secara bersama-sama dengan perangkat daerah terkait agar potensi yang ditampilkan benar-benar mampu menggambarkan keunggulan Barito Utara. Harapannya, kehadiran kita di expo ini tidak hanya memperkenalkan produk dan potensi daerah, tetapi juga membuka peluang investasi serta kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Felix Sonadie yang hadir saat itu mengatakan, keikutsertaan Barito Utara dalam APKASI Otonomi Expo merupakan kesempatan penting untuk memperkenalkan daerah kepada dunia usaha, investor dan pemerintah daerah lainnya.

“Kami melihat APKASI Otonomi Expo ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Barito Utara, membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” kata Felix.
Ia berharap berbagai potensi unggulan yang dimiliki Barito Utara dapat semakin dikenal dan memiliki peluang untuk dikembangkan melalui investasi maupun kerja sama antardaerah.
“Harapan kami, potensi yang kita miliki dapat semakin dikenal, kemudian ada tindak lanjut dalam bentuk kerja sama maupun investasi yang pada akhirnya memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” lanjutnya.
Rangkaian AOE 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pameran potensi daerah dan produk UMKM, business matching komoditas dan investasi, forum perdagangan antardaerah, workshop dan field trip, serta pentas seni budaya dan fashion show Wastra Nusantara.
Melalui momentum tersebut, Pemkab Barito Utara berharap terbangun jejaring dan kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari investasi, perdagangan, pariwisata hingga pengembangan produk unggulan daerah.
Keikutsertaan Barito Utara dalam ajang berskala nasional ini sekaligus menjadi upaya membawa potensi lokal dari sekadar dikenal di tingkat daerah menjadi produk dan komoditas yang mampu menjangkau pasar nasional hingga membuka peluang pasar global.
(A)




.jpg)









