- PRSI Terima Kunjungan COMAU Italia, Perluas Kerja Sama Robotika Global
- Bank Jakarta Raih Golden Champion di Infobank SLE 2026, Unggul di Kepuasan dan Loyalitas Nasabah
- Masa Liburan Lebaran 2026 Semakin Dekat, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
- Gercep Tim URC Dinas PUPR Kabupaten Blitar Tangani Jembatan Ambrol Banggle - Kanigoro
- BNI Gandeng Siemens Indonesia, Kucurkan Pembiayaan Rp300 Miliar untuk Perkuat Industri Kelistrikan
- Ketua DPC PDIP Kota Blitar Pimpin Gerakan Penghijauan dan Pelepasan Satwa di Sendang Mbah Bawuk
- PRSI Terima Kunjungan HIMELDA Unsada Bahas Pengembangan Robotik dan AI
- Ikatan Wartawan Online dan Universitas Bung Karno Teken MoU untuk Kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi
Ratu Maxima Hadiri National Financial Health Event 2025, Anis Byarwati Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital

Keterangan Gambar : Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025” yang digelar bertepatan dengan kunjungan Her Majesty Queen Máxima of the Netherlands, selaku UNSGSA for Financial Health, ke Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Kamis (27/11/2025), pukul 09.00–12.00 WIB. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi serta perilaku keuangan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok prioritas.
Dalam kesempatan tersebut, Anis Byarwati menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara OJK dan Komisi XI DPR RI dalam mendorong peningkatan kualitas layanan dan edukasi keuangan nasional. Ia menyebut kehadiran Ratu Máxima sebagai pengingat pentingnya kesehatan finansial di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan.
Baca Lainnya :
- Raker Bersama Pansus DPR RI, Menteri Nusron Targetkan Kebijakan Satu Peta Rampung Lebih Cepat
- Kecewa Kepada DPRD Ratusan Outsourcing Siap Kepung Balai Kota Blitar Cari Keadilan
- Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria
- Komisi IV DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Evaluasi Anggaran 2026 dan SPMB Bersama Dinas Pendidikan
- Anggota DPRD Kota Bogor, Mulyani, Dorong Penguatan Peran Guru PAUD Se Bogor Selatan
“Kontribusi financial health sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing ekonomi Indonesia, terutama di era transformasi digital,” ujar Anis di Jakarta (28/11/2025).
Anis juga menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap layanan keuangan digital, mengingat maraknya penipuan, fintech ilegal, dan investasi bodong yang menyasar masyarakat.
“Komisi XI DPR RI akan terus mendorong OJK agar fokus pada Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), edukasi, dan pelindungan konsumen. Kesehatan finansial tidak akan tercapai tanpa rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem jasa keuangan,” tegasnya.
Acara ini dihadiri sekitar 1.000 peserta, terdiri dari VIP kementerian/lembaga, direksi pelaku usaha jasa keuangan, komunitas, hingga kelompok rentan yang menjadi sasaran edukasi literasi keuangan.
Dengan hadirnya berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memperkuat komitmen nasional dalam menciptakan ekosistem keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















