- Pj Damang Lahei Apresiasi Pemda dan Pertamina Jaga Pasokan BBM
- Polri Bongkar Sarang Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk, 321 Operator WNA Diamankan
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Kaban Kesbangpol Barito Utara Minta Warga Bijak Membeli BBM, Belilah Sesuai Kebutuhan
- Di Tengah Isu Kelangkaan BBM Pasokan di Barito Utara Tetap Stabil, Aktivitas Warga Tetap Berjalan Lancar
- PRSI Perkuat Posisi Robotika sebagai Olahraga Nasional di Bawah Naungan KORMI
- Direktur YLBH Fajar Trilaksana Ingatkan DPRD Gresik: Pokir Jangan Dijadikan Bancakan
- Jalin Komitmen Bersama KPK dan Pemda se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN: untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Pemasangan Patok Tanda Batas dan Pengukuran Tanah Wakaf Di Kabupaten Tangerang
- Ketua DPR RI Puan Maharani Dorong Budaya Pilah Sampah Jadi Gerakan Nasional
Ratu Maxima Hadiri National Financial Health Event 2025, Anis Byarwati Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital

Keterangan Gambar : Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025” yang digelar bertepatan dengan kunjungan Her Majesty Queen Máxima of the Netherlands, selaku UNSGSA for Financial Health, ke Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Kamis (27/11/2025), pukul 09.00–12.00 WIB. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi serta perilaku keuangan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok prioritas.
Dalam kesempatan tersebut, Anis Byarwati menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara OJK dan Komisi XI DPR RI dalam mendorong peningkatan kualitas layanan dan edukasi keuangan nasional. Ia menyebut kehadiran Ratu Máxima sebagai pengingat pentingnya kesehatan finansial di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan.
Baca Lainnya :
- DPRD Majalengka Tahan Suntikan Modal PT SMU, Komisi II : Perusahaan Masih Sakit
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka :Temuan SDN Mirat III Baru Kasat Mata, Tapi Alarm Kualitas Proyek Sudah Berbunyi
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Hardiknas 2026 : H Iing Misbahuddin Serukan Revolusi Pendidikan Berbasis Karakter!
“Kontribusi financial health sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing ekonomi Indonesia, terutama di era transformasi digital,” ujar Anis di Jakarta (28/11/2025).
Anis juga menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap layanan keuangan digital, mengingat maraknya penipuan, fintech ilegal, dan investasi bodong yang menyasar masyarakat.
“Komisi XI DPR RI akan terus mendorong OJK agar fokus pada Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), edukasi, dan pelindungan konsumen. Kesehatan finansial tidak akan tercapai tanpa rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem jasa keuangan,” tegasnya.
Acara ini dihadiri sekitar 1.000 peserta, terdiri dari VIP kementerian/lembaga, direksi pelaku usaha jasa keuangan, komunitas, hingga kelompok rentan yang menjadi sasaran edukasi literasi keuangan.
Dengan hadirnya berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memperkuat komitmen nasional dalam menciptakan ekosistem keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).











.jpg)




