- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
PRSI dan Universitas Budi Luhur Teken MoU untuk Perkuat SDM dan Ekosistem Teknologi Nasional

Keterangan Gambar : Penandatanganan MoU, PB. PRSI dan Universitas Budi Luhur
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta, — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) dan Universitas Budi Luhur (UBL) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), sains, dan teknologi. Penandatanganan berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Budi Luhur, Jakarta. (11/08/2025)
Dari pihak Universitas Budi Luhur, hadir Rektor UBL Prof. Dr. Agus Setyo Budi, didampingi Prof. Dr. Arief Wibowo (Deputi Rektor Bidang Akademik), Ir. Bullion Dragon (Deputi Rektor Bidang Umum), Dr. Ir. Deni Mahdiana (Deputi Rektor Bidang Non-Akademik), Drs. Ririt Roewisdiah (Direktur Kerja Sama Strategis dan Kantor Urusan Internasional), Anindya Putri (Kepala Subdit Kerja Sama), Dr. Ir. Jan Everhard Riwurohi (Kepala Pusat Studi Robotika), Dr. M. Syafullah (Kepala Pusat Kecerdasan Buatan), Dr. Mardi Hardjianto (Kepala Pusat Keamanan Siber), Dr. Sujono (Kepala Pusat Kendaraan Listrik), Rizky Pradana (Ketua Program Sistem Komputer), dan Dion Setiawan (Kepala Pusat Pengembangan Robotika).
Sementara itu, dari pihak PRSI hadir Wahyu Hidayat (Ketua Umum), Muhammad Ied (Wakil Sekretaris Jenderal), Anta Wijaya (Wakil Ketua Umum III Bidang Kepemudaan dan Olahraga Robotika), serta Almer Barra (Bidang Sekretariat).
Baca Lainnya :
- PRSI: Prodi Robotika dan AI UHB Jadi Langkah Besar untuk Masa Depan Indonesia
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- Lukman Abdul Fatah Kembangkan CNC Multifungsi, PRSI Perkuat Ekosistem Robotika Nasional
- PRSI dan Pemprov Jabar Bahas TechnoFest 2026 serta Pengembangan Ekosistem Robotika dan AI
Kerja sama ini mencakup program peningkatan kapasitas SDM, riset dan pengembangan (R&D), serta penyelenggaraan seminar, workshop, dan kompetisi robotika. Kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk memperkuat ekosistem teknologi nasional.

Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, menyampaikan harapannya bahwa kerja sama ini akan melahirkan program-program konkret, di antaranya pengembangan kurikulum dan pelatihan robotika untuk pelajar, penelitian bersama dalam bidang AI, IoT, dan otomasi, penyelenggaraan kompetisi RoboSport yang mengedepankan sportivitas dan inovasi, serta inkubasi Start-up teknologi dari kampus maupun komunitas robotika.
“Kami ingin sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era teknologi. Melalui riset bersama dan kompetisi, kita akan dorong lahirnya inovasi yang bermanfaat untuk bangsa,” ujar Wahyu.
Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, menyambut baik kerja sama ini. “Kami sangat antusias karena kolaborasi ini selaras dengan komitmen UBL untuk menjadi pusat inovasi dan pengembangan teknologi. Harapannya, UBL bersama PRSI dapat mencetak SDM unggul yang berkontribusi pada kemandirian teknologi Indonesia,” ungkapnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak awal kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan organisasi nasional di bidang robotika untuk mencetak talenta, memperkuat riset, dan membangun ekosistem teknologi yang berkelanjutan di Indonesia.

















