- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Kantah Kab Tangerang Komitmen Perkuat Pembinaan, Pengawasan Terhadap PPAT
- Waket I DPRD Barito Utara Hadiri Ramah Tamah Pemkab Bersama Kasrem 102 Panju Panjung
- Buka Grand Final Papipar 2026, Sekda Muhlis Mengajak Untuk Menjaga, Melestarikan, dan Mempromosikan Potensi Wisata Lokal
- Headline Nasional : Baznas dan Dinas Sosial Majalengka Salurkan 50 Paket Sembako, Warga Rajawangi Bangkit Usai Puting Beliung
PRSI dan KADIN Indonesia Gelar Audiensi Bahas Sinergi Menuju Terbentuknya Industri Robotik Nasional

Keterangan Gambar : Audensi PRSI-KADIN
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta, — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melakukan audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam rangka memperkuat silaturahmi kelembagaan dan membahas langkah strategis untuk mendorong terciptanya industri robotik nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian teknologi menuju Indonesia Emas 2045. Selasa, (28/10)
Pertemuan yang berlangsung di Menara Kadin tersebut dihadiri oleh Widiyanto Saputro selaku Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan, Rizani Imaniar Sutjipto (Wakil Ketua Komite Tetap Komunikasi Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa), Johannes Samsi (Wakil Ketua Komite Tetap Sarana, Perhubungan, dan Logistik), dan Geugeu Julaeha (Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Sinergitas Anggota).

Baca Lainnya :
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- Lukman Abdul Fatah Kembangkan CNC Multifungsi, PRSI Perkuat Ekosistem Robotika Nasional
- PRSI dan Pemprov Jabar Bahas TechnoFest 2026 serta Pengembangan Ekosistem Robotika dan AI
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
Sementara dari PRSI dihadiri oleh jajaran pengurus PRSI, antara lain Wahyu Hidayat selaku Ketua Umum, Dwiant Ramady (Kepala Departemen Riset dan Pengembangan), serta Almer Barra (Bidang Kesekretariatan). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun ekosistem robotika nasional yang kuat, terukur, dan berdaya saing global. Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa robotika bukan hanya sekadar teknologi masa depan, melainkan juga penggerak utama ekonomi masa kini.
“Robotik bukan hanya teknologi masa depan, namun ia adalah motor penggerak ekonomi masa kini. Oleh karena itu, kami dari PRSI berkomitmen untuk mendorong terciptanya industri robotik sebagai langkah yang tepat untuk mewujudkan kemandirian teknologi dan pertumbuhan ekonomi sebagaimana yang sudah ditargetkan 8% oleh pemerintah,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Widiyanto Saputro, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Keanggotaan, menyambut positif langkah strategis yang diambil oleh PRSI.
“Kami akan mendukung langkah strategis PRSI untuk mewujudkan industri robotik sebagai upaya kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kami juga siap berkolaborasi bersama PRSI dalam menyusun peta jalan atau roadmap industri robotik nasional, sehingga pengembangannya dapat berjalan dengan baik, terukur, sistematis dan berdaya saing global,” tutur Widiyanto.
Kolaborasi antara PRSI dan KADIN ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara dunia industri, riset, dan kebijakan publik — sesuai dengan semangat triple helix — untuk membangun industri robotik yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan adanya dukungan lintas sektor ini, diharapkan industri robotika dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru dan berperan strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berdaulat dalam teknologi dan berdaya saing global.

















