- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Pilih Tidak Maju Pilwali 2024 Kota Blitar, Benarkah Drs. Santoso Phobia Jadi Walkot Blitar, ini Penjelasanya

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Perhelatan Bacakada Kota Blitar semakin panas, tercatat belasan kandidat sudah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran memperebutkan rekom DPP PDI Perjuangan, namun berbeda dengan Drs.Santoso M.Pd pejabat Walikota Blitar sekarang.
Dalam pertemuan dengan sejumlah awak media, Santoso menyatakan tidak bakal maju pada perhelatan Pemilu Kada Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 sebagai calon Walikota Blitar.
Kepada media dirumah dinas Walikota jalan S Supriadi, Senin (13/05/24) Santoso meyakinkan diri bakal absen di bursa Pilkada serentak tahun ini.
Baca Lainnya :
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
"Pertimbangannya satunya adalah pertimbangannya setelah melakukan kontemplasi hingga meminta petunjuk dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa melalui shalat Istikharah,"ujarnya.
Dari petunjuk Sang Khaliq dan perenungan kholbunya dari Allah SWT, agar tidak melanjutkan kembali memperebutkan kursi Walikota Blitar untuk periode selanjutnya lewat Pilkada serentak 2024.
Selain pertimbangan batin dan spritualnya, Santoso tidak ikut pilkada lagi, hal lain juga alasan kondisi fisik dan kesehatan yang menurutnya ini menjadi atensi pribadinya. " Selain itu juga dorongan kuat keluarga yang merekomendasikan agar tidak ikut pilkada 2024.
Namun demikian saya masih tetap berjuang berupaya menuntaskan tugas saya sebagai Walikota Blitar dengan sebaik-baiknya hingga tuntas demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Blitar ke arah yang semakin baik," ujarnya.
Atas nama pribadi Santoso juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Blitar yang sudah memberikan kepercayaan kepada Dirinya, dan bahkan berharap agar saya macung lagi sebagai calon Walikota Blitar untuk tahun 2024-2029 ya," imbuh Santoso.
Walikota Santoso juga menyampaikan, setelah melakukan pencermatan terhadap situasi dan kondisi politik di Kota Blitar mulai dari hasil Pileg, Pilpres dan konstelasi politik yang terjadi, sebagai kader PDIP dia berharap keputusan yang sudah ia ambil untuk tidak maju lagi sebagai calon Walikota Blitar itu benar-benar keputusan yang turut diikuti dan diterima masyarakat dan kalangan partainya.
Keputusan tidak mencalonkan sebagai calon Walikota Blitar itu menurutnya bukan semata keputusan pribadi, melainkan petunjuk langsung dari Allah SWT melalui shalat Istikharah.
Karena itulah, Santoso memutuskan tidak mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di DPC PDIP Kota Blitar untuk syarat maju jadi calon walikota pada Pilkada serentak tahun ini.
Dihubungi melalui pesan singkat Sekertaris DPC PDI Perjuangan kota Blitar Bayu Setyo Kuncoro terkait formulir yang sudah diambil oleh Walikota Blitar, hingga berita ini diturnkan Santoso memang belum mengembalikan formulir.
" Kemarin hingga jam 03.00 batas ahir pengembalian formulir pak Santoso tidak mengembalikan,"pungkas Bayu (za/mp)
















