- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
Esgoji Inovasi Siapkan Generasi Muda Qur\'ani Berakhlaqul Karimah Sejak Dini.

Keterangan Gambar : SD Negeri Nglegok 02 meluncurkan inisiatif yang bertajuk Esgoji
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, tantangan untuk menanamkan nilai-nilai agama dan kecintaan terhadap Al-Qur'an pada anak usia sekolah dasar menjadi semakin besar.
Namun, tantangan ini justru menjadi peluang bagi inovasi, menjawab hal ini SD Negeri Nglegok 02 meluncurkan inisiatif yang bertajuk Esgoji ( Esgoda Mengaji. Red ) adalah sebuah program Khotmil Qur'an yang dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online), kegiatan tersebut melibatkan siswa-siswi dari kelas 4, 5, dan 6.
Sebuah inovasi yang lahir dari sebuah gagasan seorang Kepala Sekolah D. Puguh Santoso S.Pd dan di pandegani oleh duo guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Nglegok 02 yaitu bapak Muftihul Aziz, S.Pd dan Ibu Miftahul Khoiroh menjadikan Esgoji bukan sekadar kegiatan membaca Al-Qur'an, melainkan sebuah wadah pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an yang dirancang adaptif terhadap kondisi saat ini.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
Esgoji memiliki beberapa keunggulan yang menjadikan Esgoji sebagai terobosan dalam pembelajaran agama Islam.
Kelebihan Utama Esgoji dalam Fleksibilitas Waktu dan Tempat Kegiatan Khotmil Qur'an konvensional seringkali terhambat oleh keterbatasan waktu dan tempat, terutama bagi siswa yang memiliki jadwal padat.
Esgoji hadir dengan solusi diantaranya Aksesibilitas Daring, dengan memanfaatkan platform video konferensi, siswa dapat berpartisipasi dari rumah masing-masing. Ini sangat membantu siswa yang tinggal jauh atau memiliki kendala transportasi.
Waktu yang Efisien, pembacaan dapat diatur pada waktu-waktu luang di sore atau malam hari, meminimalkan gangguan terhadap jadwal belajar formal di sekolah. Orang tua juga dapat memantau langsung dari rumah, memperkuat peran keluarga dalam pendidikan agama.
Peningkatan Disiplin dan Tanggung Jawab Diri
Siswa kelas 4, 5, dan 6 berada pada fase perkembangan yang ideal untuk membentuk kedisiplinan. Kegiatan Khotmil Qur'an daring menuntut kemandirian yang lebih tinggi diantaranya: Manajemen Diri, setiap siswa bertanggung jawab atas porsi bacaan yang telah ditetapkan dan harus mempersiapkan diri (hafalan, makhraj, tajwid) sebelum sesi daring. Hal ini melatih mereka untuk disiplin dalam membagi waktu antara kewajiban sekolah dan target mengaji. Fokus di Lingkungan Sendiri, berada di rumah mengajarkan siswa untuk fokus membaca di tengah potensi distraksi, sebuah keterampilan penting di era digital.
Pembelajaran Tajwid yang Lebih Personal (One-on-One)
Meskipun dilaksanakan secara berkelompok, sesi Khotmil Qur'an daring seringkali memberikan kesempatan interaksi yang lebih intens antara guru dan siswa.4
Semangat Kebersamaan (Ukhuwah) Lintas Kelas
Esgoji menyatukan siswa dari jenjang kelas yang berbeda (Kelas 4, 5, dan 6), menciptakan ikatan sosial dan motivasi yang unik. Siswa kelas 4 termotivasi melihat kelancaran bacaan kakak kelas 5 dan 6.
Debaliknya, siswa kelas 6 belajar menjadi teladan dalam kesabaran dan keistiqomahan Sesi pembukaan dan penutupan Khotmil Qur'an secara daring, meskipun tidak bertemu fisik, tetap menumbuhkan rasa persatuan sebagai bagian dari komunitas sekolah yang cinta Al-Qur'an.
Menghadirkan Al-Qur'an sebagai Gaya Hidup Digital
Melalui Esgoji, anak-anak belajar bahwa teknologi (laptop, smartphone, internet) tidak hanya digunakan untuk hiburan atau permainan, tetapi juga untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan ini secara tidak langsung mengajarkan penggunaan perangkat digital secara positif, menjadikan Al-Qur'an relevan dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari mereka yang serba teknologi.
Esgoji (Esgoda Mengaji) adalah bukti nyata bahwa keterbatasan ruang dan waktu tidak boleh menjadi penghalang untuk mendidik generasi Qur'ani. Melalui program Khotmil Qur'an daring ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur'an pada siswa, membimbing mereka menjadi anak-anak yang berakhlak mulia dan siap menghadapi masa depan dengan bekal ilmu agama yang kuat. ( za/mp)

















