- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
Organisasi Madura Kompak Dorong Emil Dardak Pimpin Jawa Timur

Keterangan Gambar : Forum Mahasiswa Madura (Formad) se-Jabodetabek pada acara pengukuhan pengurus Formad periode 2025–2026 di Kantor Penghubung Pemda Jawa Timur.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mendapat dukungan kuat dari kalangan mahasiswa Madura untuk maju menjadi Gubernur Jawa Timur menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang kini tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah bansos.
Dukungan tersebut disampaikan Forum Mahasiswa Madura (Formad) se-Jabodetabek pada acara pengukuhan pengurus Formad periode 2025–2026 di Kantor Penghubung Pemda Jawa Timur, Jakarta. Ketua Umum Formad, Sholeh, secara tegas menyatakan bahwa Emil Dardak dinilai sosok yang tepat dan layak memimpin Jawa Timur ke depan.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Pelantikan Pengurus KONI Kota Blitar Genjot Cabor ke Porprov 2027 Apa Pesan Elim Tyu Samba
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi kemaduraan, antara lain Ikama (Ikatan Keluarga Madura), Ormas Madas Nusantara Pusat dan DKI Jakarta, para mantan Ketua Umum Formad, mahasiswa, serta tokoh masyarakat Madura lainnya. Pernyataan dukungan itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari para undangan.
Dukungan ini muncul di tengah mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah bansos Jawa Timur senilai Rp21 triliun, yang pertama kali dilaporkan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat). Kasus tersebut telah menyeret 21 tersangka, termasuk anggota dewan dan oknum partai politik. Gubernur Khofifah sendiri sudah diperiksa KPK karena disebut mengetahui aliran dana tersebut.
Meski mendapat dukungan terbuka, Emil Dardak memilih merespons dengan santai. Ia hanya mengapresiasi keberadaan Formad dan berjanji mendukung aktivitas organisasi mahasiswa tersebut, termasuk usulan agar Pemprov Jawa Timur menyediakan sekretariat bagi Formad di Jakarta.
Namun, menurut Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara, pernyataan Formad tersebut memiliki nilai politis yang cukup besar. Pasalnya, jika Khofifah terbukti bersalah dan dipenjara, maka otomatis Emil Dardak akan naik menggantikannya sebagai Gubernur Jawa Timur.
“Saya rasa statemen Ketum Formad tepat. Emil Dardak sosok pemimpin humble, merakyat, dan tidak sombong, beda dengan Khofifah. Jadi kalau banyak dukungan dari warga Madura, termasuk Madas Nusantara, itu sangat wajar. Masyarakat butuh pemimpin yang baik dan visioner,” tegas Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA sekaligus tokoh Madura-Batak yang juga memimpin Madas Nusantara. di Jakarta, Selasa,(23/09/2025).
Sebagai catatan, Madas Nusantara adalah organisasi baru yang berdiri satu tahun lalu untuk mewadahi warga Madura di seluruh Nusantara dan diaspora di luar negeri. Organisasi ini dipimpin oleh KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, pria keturunan Raja Sumenep Arya Wiraraja berdarah Madura-Batak, dengan jajaran pengurus seperti H. Acmad Fauzi (Ketua Harian), H. Mutarom (Waketum), H. Abbas Muni (Bendum), Syamsul Arifin (Ketua OKK), Andi Wijiono (Panglima Brikom), Arif (Ketua Koperasi dan UMKM), serta Ranti Tanjung (Koordinator BPJS).(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)












