Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.

By Achmad Sholeh(Alek) 24 Agu 2026, 16:07:12 WIB Nusantara
Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.

Keterangan Gambar : Foto dok Kemenhub


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Layanan transportasi darat, laut, dan udara di sejumlah wilayah Kalimantan tetap berjalan normal di tengah peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional transportasi tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat.


Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, aktivitas pergerakan penumpang maupun distribusi logistik masih berlangsung sesuai standar keselamatan yang berlaku. Meski demikian, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi karhutla, kualitas udara, serta dampaknya terhadap kelancaran layanan transportasi.

Baca Lainnya :


"Memang ada beberapa penerbangan yang terdampak, terutama dari Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. Namun, situasi sudah berangsur kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbaharui informasi sebelum melakukan perjalanan," ujar Dudy di Jakarta, Senin (24/8/2026).


Menurut Dudy, berdasarkan laporan di lapangan, kondisi kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan mulai mengalami penurunan. Kondisi tersebut antara lain terlihat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.


Secara umum, layanan angkutan laut, udara, maupun bus masih beroperasi untuk memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terpenuhi.


Namun, Kemenhub tetap meminta masyarakat memperhatikan perkembangan kondisi sebelum melakukan perjalanan, khususnya bagi pengguna transportasi udara yang berpotensi terdampak perubahan jarak pandang akibat kabut asap.


Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Pemadaman Karhutla


Selain memastikan layanan transportasi tetap berjalan, Kemenhub turut mendukung upaya pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah memfasilitasi penggunaan pesawat udara registrasi asing untuk membantu kegiatan pemadaman serta penanganan dampak bencana karhutla.


Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub telah memproses sebanyak 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing untuk mendukung penanganan bencana.


Pesawat asing yang telah mendapatkan izin khusus tersebut juga dapat dipindahkan atau direposisi ke wilayah lain yang membutuhkan dukungan penanganan bencana.


Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP. 9 Tahun 2021 tentang Otorisasi Pengoperasian Pesawat Udara Asing.


Kemenhub menyebut fleksibilitas reposisi pesawat diperlukan mengingat kondisi karhutla dapat berubah sewaktu-waktu. Pesawat yang telah mendapatkan izin khusus dapat dipindahkan ke lokasi lain yang terdampak bencana.


Dalam prosesnya, operator pesawat cukup menyampaikan pemberitahuan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara paling lambat dalam waktu 1 x 24 jam terkait reposisi tersebut.


Langkah ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi dukungan udara ke wilayah yang membutuhkan, sekaligus memperkuat respons pemerintah dalam menghadapi karhutla di Kalimantan.( AS/MP).




  • Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.

    🕔16:07:12, 24 Agu 2026
  • Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara

    🕔22:55:38, 20 Agu 2026
  • Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi

    🕔15:27:47, 05 Agu 2026
  • Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum

    🕔13:18:28, 03 Agu 2026
  • HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika

    🕔14:02:45, 02 Agu 2026