Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI

By Achmad Sholeh(Alek) 24 Agu 2026, 12:12:08 WIB Megapolitan
Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI

Keterangan Gambar : Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat. Edukasi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk panggung hiburan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, mengatakan pencegahan menjadi langkah utama untuk menekan potensi kebakaran di permukiman warga.

Budi telah menginstruksikan seluruh petugas pemadam kebakaran di 31 kelurahan di Jakarta Utara untuk aktif berkoordinasi dengan pengurus RW yang menggelar kegiatan perayaan kemerdekaan.

Baca Lainnya :

"Saya sudah perintahkan Satgas berkoordinasi dengan pengurus RW yang menggelar malam puncak kemerdekaan. Kami meminta waktu lima hingga 10 menit untuk menyampaikan edukasi dan imbauan pencegahan kebakaran kepada warga," ujar Budi, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kegiatan sosialisasi telah menyasar sejumlah wilayah, antara lain Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Warakas, Kapuk Muara, Kamal Muara, Rorotan, dan Sunter Jaya.

Budi menilai penyampaian edukasi melalui kegiatan masyarakat cukup efektif karena petugas dapat menjangkau warga dalam jumlah besar secara bersamaan.

"Penyampaian edukasi melalui kegiatan masyarakat efektif karena petugas dapat menjangkau warga dalam jumlah banyak secara bersamaan," katanya.

Ia menjelaskan, edukasi pencegahan kebakaran penting dilakukan mengingat kebakaran dapat menimbulkan kerugian besar, baik terhadap harta benda maupun perekonomian masyarakat.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus 2024, tercatat sebanyak 129 kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Utara. Penyebab kebakaran masih didominasi korsleting listrik, penggunaan kompor gas, serta aktivitas pembakaran sampah.

"Penyebab utamanya masih didominasi korsleting, penggunaan kompor gas, dan aktivitas pembakaran sampah," ungkapnya.

Budi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan lingkungan yang kering dapat membuat api lebih cepat merambat apabila terjadi kebakaran.

Selain itu, berkurangnya debit air di sejumlah sumber air seperti sungai, selokan, dan danau juga berpotensi menghambat proses pemadaman ketika terjadi kebakaran besar.

"Dampak lainnya, sumber air seperti sungai, selokan, dan danau mulai surut. Hal ini tentu dapat menghambat proses pemadaman jika terjadi kebakaran besar. Pencegahan adalah kunci utama," tegasnya.

Warga Diminta Tak Membakar Sampah Sembarangan

Budi turut menyoroti aktivitas pembakaran sampah yang masih menjadi salah satu pemicu kebakaran di lingkungan permukiman.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan mulai membiasakan diri memilah serta mengelola sampah dari lingkungan masing-masing.

"Ke depan, masyarakat semakin peduli terhadap pencegahan kebakaran di lingkungannya. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kesadaran warga adalah proteksi dini yang paling ampuh," tegas Budi.

Sementara itu, salah seorang warga RT 07/05 Kelurahan Sunter Jaya, Maharani (30), mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan petugas Gulkarmat.

Menurutnya, edukasi tersebut sangat penting, terutama karena kawasan tempat tinggalnya merupakan wilayah padat penduduk yang memiliki risiko cukup tinggi apabila terjadi kebakaran.

"Edukasi ini penting karena lingkungan tempat tinggalnya merupakan kawasan padat penduduk," ujar Maharani.

Ia berharap kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran dapat dilakukan secara rutin sehingga kesadaran masyarakat semakin meningkat.

"Ke depannya saya akan lebih berhati-hati. Semoga warga juga semakin paham dan saling mengingatkan. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar," tandasnya.(AS/MP).




  • Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI

    🕔12:12:08, 24 Agu 2026
  • Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

    🕔21:00:06, 21 Agu 2026
  • Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta

    🕔21:49:48, 21 Agu 2026
  • Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan

    🕔12:18:09, 20 Agu 2026
  • Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet

    🕔22:48:03, 20 Agu 2026