- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
Menkop: Peran Gen Z Dapat Membawa Kopdes Merah Putih Lebih Modern

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono
MEGAPOLITANPOS.COM, Surabaya - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono masa depan koperasi Indonesia berada di tangan Gen z. Energi, kreativitas, dan keberanian generasi Gen Z akan menentukan arah pengembangan koperasi ke depan terutama dengan hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Melalui kemampuan digital marketing, koneksi bisnis online sampai inovasi produk dan layanan, Gen Z dapat membawa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melompat lebih cepat dan modern," kata Menkop saat menjadi narasumber di acara "Indonesia Punya Kamu" yang diselenggarakan Garuda TV dan Universitas Airlangg (UNAIR), di Surabaya, Senin (24/11).
Hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Presiden Bidang EKonomi Kreatif Yovie Widianto, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNAIR Mochamad AMin Alamsjah, Direktur Pemberitaan Garuda TV Elly Husin dan ratusan mahasiswa UNAIR.
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
Menkop mengatakan sekitar 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menciptakan ekosistem ekonomi yang baru dan kuat di Indonesia. Koperasi yang selama ini dianggap kecil dan diremehkan, akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar dan menjadi mesin pertumbuhan di Indonesia.
Menkop menyampaikan koperasi adalah amanat konstitusi dan sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Namun, hampir 30 tahun terakhir, ekonomi rakyat di desa makin tersisih oleh tengkulak, rentenir, dan pinjol.
Banyak desa masih minim listrik, internet, obat, hingga harga barang yang lebih mahal dari kota. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi harus dimulai dari bawah, dari desa.
Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah ingin mengubah masyarakat desa menjadi subjek ekonomi. Kopdes akan menyalurkan kebutuhan warga, menjadi offtaker produk desa, menampung hasil panen dan ikut menyalurkan bantuan pemerintah.
Ekosistem ini diharapkan menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama bagi anak muda yang menjadi penentu masa depan koperasi.
Menkop juga mengemukakan, sejunlah usaha besar di dunia ini sebenarnya dikelola oleh koperasi, seperti FC Barcelona dan Rabobank. Ini menunjukkan bahwa koperasi bisa menjadi kekuatan ekonomi besar. Dengan rencana lebih dari 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih, yang fokus pada menggerakkan produk dalam negeri, koperasi Indonesia juga bisa tumbuh setara industri besar.
Oleh sebab itu, Menkop mengatakan, Presiden memerintahkan agar koperasi secara cepat mengejar ketertinggalan dari BUMN dan swasta. Koperasi harus sama majunya dengan BUMN dan swasta; koperasi harus punya andil dalam pembangunan.
Menkop mengatakan dengan pembentukan Kopdes Merah Putih yang sudah berjumlah lebih 82 ribu koperasi, maka akan menciptakan nilai tambah yang sangat luar biasa. Dari keanggotaan koperasi, yang saat ini berjumlah 29 juta anggota koperasi akan terjadi peningkatan signifikan. Jika anggota tiap Kopdes/kel Merah Putih berjumlah 1000 orang, akan bertambah setidaknya 80 juta partisipasi anggota masyarakat.
"Belum lagi ada akan ada 80 ribu gerai sembako, yang dikelola secara ritel modern yang dimiliki oleh koperasi. Akan ada 80 ribu lembaga keuangan mikro di desa dan kelurahan, ada 80 ribu klinik desa yang dilengkapi tenaga medis, 80 ribu warehouse. Ada 80 ribu truk kendaraan yang memperlancar distribusi barang milik desa," lanjut Menkop.
"Selama ini koperasi dianggap kecil. Sekarang kita buktikan, koperasi akan menjadi ekosistem bisnis yang kuat, seperti yagng diharapkan oleh Pendiri Republik, Bung Hatta. Kita harus bisa berdaulat di negeri sendiri," tegas Menkop.
Karena itu, Menkop mendorong koperasi dan kampus masuk ke sektor produksi dengan mengambil peran sebagai produsen untuk menghasilkan produk-produk yang selama ini dihasilkan oleh industri. Produk-produk yang dihasilkan tersebut dapat dijual melalui outlet di Kopdes/Kel Merah Putih.
"Kami siap berkolaborasi dengan kampus dan daerah, termasuk UNAIR untuk membangun masa depan ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkeadilan," kata Menkop.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).








.jpg)







