- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
Mendag Zulkifli Hasan Sebut, Besi dan Baja Komponen Utama dalam Ketahanan Ekonomi Nasional

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, industri besi dan baja memiliki peran sentral dalam upaya mendukung ketahanan ekonomi nasional. Hal tersebut terutama karena besi baja memiliki peran penting dalam upaya peningkatan ekspor dan kebijakan pengendalian impor.
“Industri besi dan baja memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor dan pengendalian impor,” kata Mendag Zulkifli Hasan, saat menyampaikan pidato kunci dalam The Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) Business Forum 2023 hari ini, Kamis, (9/11) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Indonesia saat ini gencar membangun infrastruktur dan mengembangkan industri manufaktur yang salah satunya otomotif. Pembangunan-pembangunan tersebut membutuhkan komponen utama seperti besi dan baja yang sekaligus merupakan komponen utama dalam mendukung Program Strategis Nasional. “Kita terus membangun. Tentu ini perlu besi dan baja,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.
Baca Lainnya :
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Kembali Gelar Uji Emisi, Maryono: Jaga Kualitas Udara dan Budayakan Kendaraan Terawat.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
Oleh karena itu, untuk mendukung industri besi dan baja nasional, pemerintah menjalankan sejumlah upaya. Mendag Zulkifli Hasan pun memastikan besi dan baja sebagai salah satu objek utama kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekspor produk bernilai tambah dan mengendalikan impor produk nonstandar maupun ilegal.
“Pertama, pemerintah mendorong ekspor bernilai tambah melalui hilirisasi. Ekspor agar lebih mudah dan dipercepat. Kedua, pemerintah mengendalikan impor melalui pengawasan border termasuk bagi impor besi dan baja. Ketiga, menertibkan industri dalam negeri maupun impor dari segi pemenuhan standarnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Terkait poin ketiga, Mendag Zulkifli Hasan menegaskan, Kemendag aktif mengawasi para pelaku usaha di bidang impor besi dan baja untuk memastikan barang yang beredar sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk melindungi industri besi dan bajanasional. “Makanya, mesti kita atur dan tata,” ujar mendag Zulkifli hasan.(Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)






.jpg)






