- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sepakati Sinergi Pembentukan Produk Hukum
- DPRD Barito Utara Teken MoU dengan Kemenkum Kalteng, Perkuat Kualitas Produk Hukum
- H. Nurul Anwar Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Keselamatan Warga Pendreh
- Parmana Setiawan Tekankan Penanganan Mendesak Longsor di Desa Pendreh
- Rosy Wahyuni Siap Kawal Aspirasi Warga Pendreh Terkait Longsor dan Jalan
Mendag Zulkifli Hasan Bersama Walikota Bogor Bima Arya Resmikan Pasar Tanah Baru

MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meresmikan Pasar Tanah Baru, di Kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (29/11). Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan sekaligus meresmikan Pasar Pamoyanan yang dipusatkan di Pasar Tanah Baru.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, pasar rakyat merupakan jantung perekonomian rakyat.
Keberadaan pasar rakyat akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
"Hari kita resmikan Pasar Rakyat Tanah Baru karena ini menjadi denyut nadi ekonomi rakyat untuk mempermudah rakyat memenuhi kebutuhan atas barang kebutuhan pokok. Adanya pasar rakyat akan menumbuhkan pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mudah-mudahan pasarnya berkah, maju, dan ramai," ujar Mendag Zulkifli Hasan .
Pasar Tanah Baru dirancang dengan berpedoman pada Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat yang menekankan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung sehingga akan meningkatkan transaksi perdagangan. Pasar rakyat ini direvitalisasi menggunakan anggaran Dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran 2021 senilai Rp4 Miliar melalui penugasan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 98 Tahun 2020.
Pasar Rakyat Tanah Baru dapat menampung 140 pedagang, yang terdiri atas 14 unit kios dan 126 unit los. Adapun komoditas yang dijual diantaranya barang kebutuhan pokok, sayuran, kuliner, dan pakaian.
Dalam sambutannya, Mendag Zulkifli Hasan juga mengungkapkan, secara umum, harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tanah Baru Bogor stabil dan terkendali. "Untuk harga-harga barang kebutuhan pokok relatif stabil, bahkan cabai cenderung turun. Untuk harga beras tidak naik, tapi belum turun," jelas Mendag Zulkifli Hasan.
Di Pasar Tanah Baru, harga telur ayam tercatat sebesar Rp26.000/kg, daging sapi Rp110.000/kg, daging ayam Rp35.000/kg, cabai rawit Rp65.000/kg, bawang merah Rp27.000/kg, bawang putih Rp30.000/kg, minyak goreng kemasan sekitar Rp16.000--Rp18.000/liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, dan beras berkisar Rp12.500-Rp14.000/kg.
Sejumlah pedagang di Pasar Tanah Baru mengatakan, harga saat ini relatif stabil dan tidak ada kesulitan untuk mendapatkan barang. Selain itu, permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dinilai masih terkendali.
Saat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya menambahkan, Pemerintah Kota Bogor tengah menata beberapa pasar rakyat yang berada di pusat kota. Pasar tersebut akan dialihkan ke pinggiran untuk mencegah kemacetan dan kekumuhan.
"Pasar di Bogor menjadi salah satu perhatian Presiden Jokowi karena menjadi pusat kemacetan. Untuk itu, pasar akan kami alihkan ke pinggiran kota, salah satunya pasar Tanah Baru ini," ucap Bima Arya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

















