- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sepakati Sinergi Pembentukan Produk Hukum
- DPRD Barito Utara Teken MoU dengan Kemenkum Kalteng, Perkuat Kualitas Produk Hukum
- H. Nurul Anwar Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Keselamatan Warga Pendreh
- Parmana Setiawan Tekankan Penanganan Mendesak Longsor di Desa Pendreh
- Rosy Wahyuni Siap Kawal Aspirasi Warga Pendreh Terkait Longsor dan Jalan
Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun

Keterangan Gambar : Rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Senin (30/3/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Senin (30/3/2026).
Dalam paparannya, Bupati menyoroti capaian makro ekonomi yang dinilai menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Majalengka tercatat meningkat dari 6,38 persen pada 2024 menjadi 6,86 persen pada 2025. Bahkan, pada triwulan II 2025, pertumbuhan sempat menembus angka 9,01 persen.
"Capaian ini menjadikan Majalengka sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat, sekaligus melampaui pertumbuhan provinsi yang berada di angka 5,32 persen,"ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- WFH Dipertanyakan, DPR Angkat Suara : Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan
- BKPSDM Majalengka Siap Lantik CPNS Jadi PNS, Momentum Awal Abdi Negara
- Earth Hour 2026: Saat Dunia Kompak Mematikan Lampu
Dari sisi fiskal, Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 3,167 triliun atau 101,12 persen dari target Rp 3,131 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui target dengan capaian Rp 721,515 miliar atau 100,80 persen.
Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 3,143 triliun dengan realisasi Rp 3,039 triliun atau 96,67 persen. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai sektor, termasuk pelayanan dasar yang menyerap Rp 1,794 triliun.
Di sektor kesejahteraan masyarakat, sejumlah indikator juga menunjukkan peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 71,37 menjadi 72,37 poin, tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.
Selain itu, jumlah penduduk miskin berhasil ditekan sebanyak 5.910 orang, sehingga tingkat kemiskinan turun menjadi 10,31 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 3,62 persen, menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.
Pada sektor kesehatan, angka harapan hidup mencapai 75,32 tahun, melampaui target awal sebesar 71,65 tahun.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga berhasil meraih 18 penghargaan dari berbagai pihak. Bupati menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
"Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan Majalengka yang langkung sae (lebih baik)," tutupnya. ** (Agit)















