- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
- Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Barito Utara Raih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2026
- Politisi Gerinda Anggota DPRD Barut Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
- Ketua Komisi III DPRD Barut Hadiri Peringatan Hari Jadi ke 69 Provinsi Kalteng
Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
Simbol Kerukunan dan Pelestarian Adat Budaya

Keterangan Gambar : Kirab
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Dalam rangka melestarikan adat budaya jawa warisan nenek moyang serta menunjang kepariwisataan, wahana wisata edukasi kampung cokelat desa Plosorejo kecamatan Kademangan kembali menggelar agenda spektakuler kirab tumpeng yang disusun dengan ornamen ketupat pada Sabtu ( 28/03/26 ). Ini merupakan moment rutin di gelar pada lebaran ketupat, kalender tahunan wahana edukasi wisata kampung cokelat.
Tradisi yang kental dengan nuansa relegius ini memiliki pesona yang luar biasa,hingga menyita ribuan wisatawan luar dan dalam negeri, tak kurang dari 7.000 ketupat disiapkan dalam kegiatan tersebut, jumlah tersebut menyesuaikan jumlah jamaah pengajian yang turut memeriahkan rangkaian acara.
Reditya Ansori, Divisi Ouality Assurance atau Penjaminan Mutu Kampung Coklat, menyampaikan bahwa Kirab Ketupat Coklat merupakan manifestasi nilai spiritual yang dipadukan dengan pelestarian budaya le' Ketupat - ketupat ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud rasa syukur setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
“Kampung Coklat ini kental dengan tradi. religius sebagai bagian dari nguri-nguri budaya leluhur. Setiap tahun kami menghadirkan inovasi, salah satunya dikolaborasikan dengan pengajian rutin Sabtu pagi.
Selain mendukung Sapta Pesona wisata, masih ungkap Reditya Ansori kirap tumpeng gunungan ketupat lebih dimaknai sebagai simbol kebersihan hati, saling memaafkan, serta mempererat tali silaturahmi antar warga.
" Lebih dari itu kirab gunungan atau tumpengnlan ketupat ini untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekhasan ampung coklat kepada masyarakat luas,"tuturnya.
Pesta arak arakan tumpeng ketupat pagi itu sempat dihadirivBupati Blitar Rijanto MM, orang nomor satu Pemkab Blitar ini sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Blitar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Bupati menegaskan, Kirab Ketupat Coklat bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan memiliki nilai budaya dan kebersamaan yang mendalam. Ia berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus daya tarik wisata di Kabupaten Blitar. ( za/mp )
















