- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyoroti belum optimalnya penanganan infrastruktur di Desa Pendreh dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kecamatan Teweh Tengah yang digelar di aula kecamatan setempat, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP bersama anggota DPRD lainnya dan dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T.
Dalam forum tersebut, Patih Herman menanggapi usulan prioritas masyarakat terkait pembangunan turap akibat longsor di ruas jalan Muara Teweh menuju Pendreh, tepatnya di sekitar jetty PT. Nantoy Bara Lestari.
Ia mengungkapkan bahwa usulan tersebut sejatinya telah disampaikan sejak reses tahun 2024 dan telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas PUPR.
“Namun yang terakomodir pada tahun 2025 hanya di Kampung Pendreh RT 01 dan RT 02, sementara titik longsor di jalan menuju Pendreh dekat jetty belum tersentuh pembangunan,” ujarnya.
Dia berharap pemerintah daerah dapat kembali memprioritaskan penanganan infrastruktur tersebut, mengingat akses jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Barito Utara dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menentukan skala prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
(A)

.jpg)
.jpg)










